Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalProyek Kecamatan Kraton Pasuruan Rp1,4 M Disubkontrakkan, Pekerjaan Terancam Terbengkalai

Proyek Kecamatan Kraton Pasuruan Rp1,4 M Disubkontrakkan, Pekerjaan Terancam Terbengkalai

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pengerjaan proyek Kantor Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan senilai Rp 1,4 miliar terancam terbengkalai. Proyek tersebut disubkontakkan kepada rekanan lain bahkan dinilai sudah mulai terlambat capaian targetnya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Keterangan yang dihimpun nusadaily.com menyebutkan, proyek yang dimenangkan CV Akhtar Abda Teknika, Surabaya, ini ‘dijual’ alias disubkontrakkan pada rekanan asal Bangil. Dalam perjalanannya, rekanan lokal ini kesulitan pembiayaan dalam pengerjaan proyek.

“Progres pekerjaan proyek justru minus 20 persen dari target yang harus diselesaikan,” ujar seorang rekanan yang enggan disebutkan jatidirinya.

BACA JUGA: Dikado Ayam Jago, Keranda Desak Satpol PP Kabupaten Pasuruan Tindak Usaha Bodong

Menurutnya, minusnya capaian target ini diantaranya karena persoalan krisis keuangan rekanan penerima subkontrak. Bahkan untuk membayar gaji para tukang, ia harus menunggak pembayarannya.

“Sebagian pekerja sudah tidak lagi bekerja karena belum dibayar gajinya. Sehingga penyelesaian pekerjaan semakin terlambat,” jelasnya.

Direktur CV Akhtar Abda Teknika, Erwin Elyas, yang dihubungi melalui sambungan telepon, belum berhasil dikonfirmasi. Melalui pesan singkat yang dikirimkan, ia juga belum bersedia menjawab.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Cipta Karya Kabupaten Pasuruan, Haryo, mengakui bahwa pekerjaan proyek Kecamatan Kraton tersebut terjadi keterlambatan. Sehingga harus dilakukan percepatan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

BACA JUGA: Pejabat Jember Komplotan Koruptor Anggaran Buku Dijebloskan ke Penjara

“Pekerjaan memang terlambat,” kata Haryo.

Menurutnya, dalam aturan kontrak pekerjaan tidak mengenal subkontrak. Pihaknya juga tidak mengetahui jika alasan keterlambatan target tersebut karena gaji tukang yang belum dibayar.

“Secara kontrak tidak ada subkontrak dalam pekerjaan,” jelasnya. (oni/lna)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily