Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaNewsRegionalProduk UMKM Pamekasan Mulai Diekspor ke Luar Negeri

Produk UMKM Pamekasan Mulai Diekspor ke Luar Negeri

NUSADAILY.COM – PAMEKASAN – Produk usaha mikro, kecil dan menangah (UMKM) hasil kerajinan warga Pamekasan, Jawa Timur kini mulai diekspor ke luar negeri dan pelepasan ekspor perdana digelar Pendopo Budaya oleh Bupati Baddrut Tamam, Selasa.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya bersyukur sekali karena produk UMKM kita bisa ekspor. Saya sebenarnya kurang sehat, tapi karena ini UMKM, maka saya tetap hadir,” kata bupati saat melepas pemberangkatan hasil produk UMKM itu.

BACA JUGA : Pemprov Lampung Fasilitasi Produk UMKM Mampu Masuk Pasar Ekspor

Hasil kerajinan para pelaku UMKM yang diekspor dengan tujuan negara Turki itu meliputi Teri Crispy, Sambel Petis Madura, Peyek Cumi, Kopi Rempah, dan Batik khas Pamekasan.

Menurut bupati, ekspor produk UMKM ini berkat ikhtiar luar biasa dari semua elemen. Termasuk pelaku usaha itu sendiri dengan beberapa percobaan produk. Mulai cita rasanya, nilai jualnya, hingga perbaikan kualitas produk tersebut.

BACA JUGA : Pemkot Bandung Minta Apotek Sediakan Ruang Bagi Produk UMKM

“Atas nama pemerintah saya senang sekali, mudah-mudahan skema ekspor ke Turki hari ini berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu bupati juga menyatakan, produk UMKM lainnya masih memiliki peluas luas untuk bisa diekspor juga.

BACA JUGA : Pemkot Depok Buat Gerakan Beli, Bela dan Pasarkan Produk UMKM

Koordinasi dan terus mempelajari kebutuhan ekspor, termasuk meningkatkan kualitas hasil kerajinan perlu terus ditingkatkan.

“Terima kasih juga kepada pihak Bea Cukai yang selama ini inten memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM di Pamekasan ini,” kata bupati.

BACA JUGA : Pemkot Depok Buat Gerakan Beli, Bela dan Pasarkan Produk UMKM

Ekspor hasil kerajinan warga Pamekasan ke luar negeri yang difasilitasi oleh Pemkab Pamekasan merupakan yang pertama kali.

Sebelumnya memang sudah ada kerajinan warga Pamekasan yang diekspor ke luar negeri. Akan tetapi tidak dalam jumlah banyak seperti sekarang ini.

“Kalau yang terjadi selama ini hanya melalui per orangan bukan oleh perusahaan seperti sekarang ini,” kata perajin batik tulis Pamekasan Ahmadi.(lal)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Dampak Krisis Energi Juga Berimbas Pada Olahraga

NUSADAILY.COM – WINA – krisis energi dan kenaikan harga listrik yang signifikan awal September di Wina dan Austria Hilir, kenaikan besar-besaran harga di...