Senin, Juni 27, 2022
BerandaNewsRegionalPasukan Monyet 'Invasi' Pemukiman Warga, Begini Kata Pengelola Wisata Wendit

Pasukan Monyet ‘Invasi’ Pemukiman Warga, Begini Kata Pengelola Wisata Wendit

NUSADAILY.COM – MALANG – Warga Jalan Wendit Barat, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dibuat resah atas ‘invasi’ ratusan monyet liar yang datang dari hutan komplek Taman Wisata Air Wendit.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Warga menduga pasukan monyet ini sampai masuk ke pemukiman karena kurangnya sumber makanan di habitat mereka.

Dibuktikan dengan tingkah monyet yang juga kerap menyelinap ke rumah warga untuk mencuri makanan. Bahkan, ada pula monyet-monyet kelaparan yang nekat merebut tas plastik yang dibawa anak-anak.

Saat dikonfirmasi, Pengelola Taman Wisata Air Wendit membantah monyet-monyet tersebut kelaparan hingga terpaksa meringsek ke pemukiman warga.

BACA JUGA: Monyet – monyet Kelaparan ‘Invasi’ Pemukiman Warga Wendit Malang

Kepala UPT Taman Wisata Air Wendit, Yuli menegaskan, pihaknya rutin memberikan makanan kepada monyet-monyet sehari tiga kali.

“Kami rutin kasih makan, ada petugas khusus yang mengurusi itu. Jadi tidak benar, monyet-monyet berkeliaran ke rumah warga karena tak diberi makan,” jelasnya, dikutip dari detikJatim, Kamis (26/5/2022).

Yuli mengaku, kawasan Taman Wisata Air Wendit yang banyak berdiri pepohonan merupakan habitat monyet-monyet itu sejak ratusan tahun lalu.

BERITA KHUSUS

Ada Penampakan Kuntilanak di Acara Gowes HUT ke-104 Kota Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Masih dalam rentetan HUT ke 104 Kota Mojokerto, kali ini ribuan masyarakat berpartisipasi ramaikan gowes bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah...

BERITA TERBARU

Sandiaga Uno Targetkan 1,1 Juta Lapangan Kerja Baru di Sektor Parekraf

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ingin menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru tahun ini dan terus meningkat...

NUSADAILY.COM - MALANG - Warga Jalan Wendit Barat, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dibuat resah atas 'invasi' ratusan monyet liar yang datang dari hutan komplek Taman Wisata Air Wendit.

Warga menduga pasukan monyet ini sampai masuk ke pemukiman karena kurangnya sumber makanan di habitat mereka.

Dibuktikan dengan tingkah monyet yang juga kerap menyelinap ke rumah warga untuk mencuri makanan. Bahkan, ada pula monyet-monyet kelaparan yang nekat merebut tas plastik yang dibawa anak-anak.

Saat dikonfirmasi, Pengelola Taman Wisata Air Wendit membantah monyet-monyet tersebut kelaparan hingga terpaksa meringsek ke pemukiman warga.

BACA JUGA: Monyet – monyet Kelaparan ‘Invasi’ Pemukiman Warga Wendit Malang

Kepala UPT Taman Wisata Air Wendit, Yuli menegaskan, pihaknya rutin memberikan makanan kepada monyet-monyet sehari tiga kali.

"Kami rutin kasih makan, ada petugas khusus yang mengurusi itu. Jadi tidak benar, monyet-monyet berkeliaran ke rumah warga karena tak diberi makan," jelasnya, dikutip dari detikJatim, Kamis (26/5/2022).

Yuli mengaku, kawasan Taman Wisata Air Wendit yang banyak berdiri pepohonan merupakan habitat monyet-monyet itu sejak ratusan tahun lalu.

"Monyet-monyet itu ada sudah sejak lama. Dan di sini merupakan habitatnya. Karena itu, kita berusaha untuk melestarikan dengan memberikan kebutuhan makanan," ujarnya.

Sebelumnya, warga setempat mengeluh karena serangan monyet-monyet Wendit semakin meresahkan. Pasalnya, monyet-monyet juga melakukan perusakan rumah dan fasilitas umum.

"Banyak genting rusak, karena kera-kera itu jatuh dari atas pohon hingga menyebabkan genting pecah," ujar Chandra warga setempat.

BACA JUGA: Ngeri! Monyet di Kebun Binatang Inggris Tangkap-Banting Burung ke Tiang

Chandra menduga monyet-monyet masuk ke pemukiman karena kelaparan.

"Sebenarnya keberadaan kera-kera ini, ada di hutan wisata Wendit itu. Mungkin kekurangan makanan dan masuk ke pemukiman warga sini," beber Chandra.

Senada disampaikan Irawan, warga setempat. Ia bahkan sudah terbiasa melihat monyet-monyet masuk ke pemukiman warga.

"Wes bolak balik mas, ora kaget, biasa keluwen bedes e (sudah sering. tidak kaget. biasa monyet-monyetnya kelaparan)," ujar Irawan.

Ketua RT/RW04, Antok mengatakan setidaknya ada tiga RT yang jadi sasaran 'invasi' monyet-monyet kelaparan ini.

"Yang terdampak ada tiga RT yakni RT01, RT02 dan RT03. Tapi di wilayah RW02 juga ikut terdampak," ujar Antok.

Selain genting warga kerap melorot setelah dipijaki monyet, kabel-kabel lampu penerangan putus akibat digunakan untuk bergelantungan.

BACA JUGA: Miris! Monyet di Kebun Binatang China Dipaksa Pakai Make Up Supaya Jualan Laku

"Kemarin kabel penerang jalan baru dibenahi, hari ini, sudah putus lagi karena mereka kembali dan menggelayuti lagi," ujarnya.

Ia pun dibuat pusing atas banyaknya keluhan warga. Namun ia tidak bisa berbuat banyak karena monyet-monyet itu adalah binatang liar.(lna)