Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalJadi Kandidat Terkuat Kepala LKPP, Mantan Bupati Banyuwangi Dinilai Turun Derajat

Jadi Kandidat Terkuat Kepala LKPP, Mantan Bupati Banyuwangi Dinilai Turun Derajat

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menjadi kandidat terkuat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal ini menyusul hasil assessment pansel calon Kepala LKPP Tahun 2021 yang memberi hasil sempurna (100) kepada mantan Bupati Banyuwangi dua periode tersebut. 

“Berdasarkan penetapan hasil seleksi ‘assessment center’ oleh panitia seleksi calon Kepala LPKPP tahun 2021 bersama ini kami umumkan peserta vang lulus seleksi pertama Abdullah Azwar Anas nilai asesmen 100, hasil memenuhi syarat,” tulis pengumuman hasil assessment yang termuat dalam laman LKPP.

BACA JUGA: Bupati Situbondo Ancam Penjarakan Oknum Kelompok Tani yang Menjual Pupuk Gratis

Anas bersaing dengan dua kandidat lainnya, yakni Budi Arijanta yang juga memperoleh nilai 100 dan Sarah Sadiga dengan nilai 99. Kedua pesaing Anas ini berasal dari internal LKPP.

Untuk diketahui, Kepala LKPP mengalami kekosongan jabatan sejak 8 September 2021 karena Kepala LKPP periode 2019-2021 Roni Dwi Susanto menjadi Widyaiswara Utama di lingkungan Kementerian PPN/Bappenas.

Guna mengisi kekosongan jabatan tersebut pansel yang diketuai Sekretaris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BadanPerencanaan Pembangunan Nasional Himawan Harivoga Djojokusumo menggelar seleksi Calon Kepala LKPP secara terbuka untuk umum.

Artinya, seleksi Calon Kepala LKPP kali ini memberikan kesempatan bagi siapapun yang telah memenuhi syarat untuk ikut serta dalam tahapan seleksi, baik dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non Pegawai Neger Sipil (Non-PNS). 

Munculnya nama Abdullah Azwar Anas sebagai kandidat Kepala LKPP, rupanya menjadi perbincangan hangat kalangan aktifis di Bumi Blambangan. Mereka menilai derajat Anas akan turun apabila terpilih sebagai Kepala LKPP.

BACA JUGA: Realisasi APBD Banyuwangi 43,9 Persen, Bupati Klaim Tertinggi di Jawa Timur

Bukan tanpa alasan, mengingat kiprah Anas di dunia perpolitikan dinilai cukup mentereng, terutama saat memimpin Kabupaten Banyuwangi selama dua periode.

“Kalau dari kinerja, rekam jejak Pak Anas sangat bagus. Dan sangat layak untuk menjadi Kepala LKPP. Jelas mampu dan mumpuni,” kata Danu Budiono, Salah satu aktivis di Banyuwangi.

Hanya saja, kata Danu, apabila terpilih sebagai Kepala LKPP, secara tidak langsung akan menurunkan derajat Anas, sebagai sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin inovatif. 

“Kalau menurut saya, ini bisa menurunkan derajat Pak Anas sendiri. Sebab, tugas LKPP ini kan mudah banget untuk sosok sekaliber Pak Anas. LKPP itu hanya melaksanakan pengembangan perumusan dan penetapan kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah,” katanya.

Menurut Danu, sosok Anas lebih pantas untuk menduduki jabatan menteri atau Komisiaris BUMN seperti mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya atau Ahok. Atau setidaknya Anas bisa berkiprah kembali sebagai Anggota DPR RI seperti sebelum ia menjabat Bupati Banyuwangi. 

“Karir politik Pak Anas masih sangat terbuka. Apalagi Pemilu 2024 sudah dekat. Dengan mencalonkan diri sebagai Kepala LKPP, justur mendegretasi dirinya sendiri yang turun tahta,” kata Danu.

Danu menduga, pencalonan Anas sebagai Kepala LKPP ini untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang notabene isteri Anas, bisa memimpin Banyuwangi secara mandiri bersama wakilnya, Sugirah.

“Artinya ketika nanti pak anas terpilih menjadi ketua LKPP tentu beliau akan berkantor dijakarta dan akan sering tinggal dijakarta. Saya melihat pak Anas ingin menunjukkan ke publik banyuwangi bahwa bupati sekarang yaitu ibu Ipuk itu mandiri,” ungkapnya. 

“Artinya anggapan sebagian publik bahwa ada kengkangan atau pemerintahan Ipuk-Sugirah ada bayang bayang pak anas itu terbantahkan,” jelasnya. 

Jika memang itu tujuan Anas mencalonkan diri sebagai Kepala LKPP, tambah Danu, tentu amat disayangkan. “Mengingat potensi Pak Anas lebih dari itu. Ia bisa berbuat lebih untuk masyarakat Indonesia,” tutupnya. (ozi/lna)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed