Kamis, Oktober 21, 2021
BerandaNewsRegionalHanya Ada Waktu Empat Hari untuk Bahas Uang Rakyat Jember Rp4,4 Triliun

Hanya Ada Waktu Empat Hari untuk Bahas Uang Rakyat Jember Rp4,4 Triliun

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Keterlambatan Pemerintah Kabupaten Jember mengajukan Rancangan Perubahan APBD 2021 ke DPRD berdampak serius. Efeknya, waktu yang tersedia sangat sempit untuk eksekutif dengan legislatif melakukan pembahasan bersama tentang uang rakyat sebanyak Rp4,4 triliun.

Yakni, hanya tersisa waktu 4 hari kedepan untuk pembahasan Rancangan P-APBD menjadi peraturan daerah sejak dikirim oleh Pemkab Jember ke DPRD pada tanggal 27 September 2021 kemarin.

“Seharusnya birokrasi Pemkab Jember tahu P-APBD idealnya mulai dibahas sejak pekan kedua Agustus. Tapi, nyatanya baru dikirim ke DPRD kemarin sore. Baru hari ini bisa mulai dibahas,” keluh anggota Badan Anggaran DPRD Jember Tabroni.

BACA JUGA: Enigma Nominal Postur Anggaran Perubahan APBD Jember 2021

Menurut dia, waktu 4 hari sangat tidak memadai bagi DPRD untuk mempelajari secara serius perihal rancangan kebijakan umum hingga detail alokasi anggaran. Namun, dilematisnya batas akhir penetapan Perda tentang P-APBD harus ditetapkan paling lambat tanggal 1 Oktober 2021.

“Apa yang akan dibahas secara ideal, dan bagaimana kualitas pembahasan anggaran kalau waktunya cuma empat hari? Padahal, aturannya adalah P-APBD harus selesai dibahas sedikitnya 3 bulan sebelum tahun anggaran berakhir,” sesal Tabroni.

Dia belum dapat menilai postur Rancangan P-APBD benar-benar presisi atau justru meleset. Sebab, baru saja mendapat dokumennya dan dalam rapat awal hari ini hanya mengagendakan paparan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tanpa ada sesi tanya jawab.

“Meskipun sekilas kita baca dalam ringkasan Rancangan P-PABD ada pos-pos anggaran fantastis kenaikan alokasinya. Seperti Bansos yang bertambah Rp19,7 miliar; dan BTT (Belanja Tak Terduga) dari Rp21 miliar menjadi Rp100 miliar. Tapi, kita tidak tahu untuk apa saja dan dimana tempatnya?,” tukas legislator PDI Perjuangan itu.

Memang saat rapat anggaran berlangsung, Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menjelaskan ke anggota Dewan untuk mempelajari terlebih dahulu materi P-APBD. Mengenai tahap konfrontasi dengan eksekutif akan dilakukan dalam rapat berikutnya.

“Sementara tidak ada pertanyaan, karena ini agendanya hanya paparan. Anggota Badan Anggaran silakan mempelajari dulu bukunya. Kita lanjut pembahasan di rapat berikutnya,” ucap Halim.

Postur Rancangan P-APBD 2021 senilai Rp4.409 miliar atau mengalami penurunan sebanyak Rp39 miliar jika dibandingkan dengan APBD awal senilai Rp4.448 miliar.

Hal itu dipengaruhi oleh anjloknya jumlah pendapatan daerah yang berkurang Rp34,3 miliar. Yakni, dari semula Rp3.708 miliar turun menjadi Rp3.673 miliar. Serta faktor diferensiasi catatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam pos anggaran penerimaan pembiayaan yang selisihnya senilai Rp4,6 miliar. SiLPA semula tercatat Rp740,5 miliar, tapi kemudian berubah jadi Rp735,8 miliar.

BACA JUGA: DPRD Jember Minta Bupati Lapor Ke Aparat Penegak Hukum Hasil Audit BPK

Rancangan P-APBD juga menurunkan pos belanja operasi sebanyak Rp134,8 miliar atau dari Rp3.221 miliar jadi Rp3.086 miliar. Mayoritas penurunan untuk mengepras Rp118,7 miliar pada item belanja pegawai dari Rp1.685 miliar menjadi turun ke Rp1.566 miliar. Serta pengurangan Rp25 miliar untuk belanja barang dan jasa, yaitu dari Rp1.390 miliar turun ke Rp1.365 miliar.

Sedangkan, belanja modal bertambah Rp19,7 miliar atau dari Rp681,3 miliar menjadi Rp701 miliar. Didalamnya terdapat item kenaikan Rp29,4 miliar pada belanja modal aset tetap lainnya, yakni dari Rp40,4 miliar ke Rp69,8 miliar. Tapi, mengepras Rp20,3 miliar untuk alokasi item belanja modal gedung dan bangunan dari Rp71,4 miliar menjadi Rp51,1 miliar.

Pos belanja ransfer turun sebanyak Rp1,7 miliar atau dari Rp525 miliar ke Rp523,3 miliar. Disebabkan mengecilnya belanja bantuan keuangan dari Rp503 miliar ke Rp501,3 miliar dan stagnasi pada item belanja bagi hasil yang tetap senilai Rp22 miliar. (sut/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Hari Ini

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya berencana memeriksa ​selebgram Rachel Vennya terkait dugaan kabur dari isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet...