Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaNewsRegionalBiang Kerok Harga Cabai di Magetan Melejit, Serangan Hama Patek!

Biang Kerok Harga Cabai di Magetan Melejit, Serangan Hama Patek!

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Harga cabai rawit di sejumlah pasar di Kabupaten Magetan kembali merangkak naik. Namun, pedasnya harga cabai tidak bisa dirasakan para petani setempat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pasalnya, yang menjadi penyebab harga cabai naik adalah menurunnya hasil panen akibat cuaca buruk dan serangan hama.

Curah hujan tinggi membuat tanaman cabai mereka banyak yang membusuk dan mati. Tak lain karena musim hujan atau suhu udara tinggi membawa petaka serangan hama patek (antraknosa).

Penyakit yang disebabkan oleh jamur colletotricum capsici dan jamur gloeosporium sp ini biasanya menyerang bagian tengah buah cabai yang sudah matang. Alhasil, buahnya rontok dan membusuk sebelum waktu panen.

BACA JUGA: Naik Lagi, Harga Cabai Rawit di Magetan Tembus Rp50 Ribu Per Kilo

Seperti yang terlihat pada tanaman cabai milik Saijo, Warga Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Magetan. Daun cabainya berwarna putih dan buahnya rontok akibat terserang hama patek.

“Ciri-cirinya seperti ini bila tanaman cabai terserang patek, pada pupus daun berwarna putih atau bule. Kemudian buahnya rontok ada titik hitam pada buah sebelum rontok kemudian busuk. Bila terus dibiarkan pohon akan layu dan kering berjamur,” kata Saijo saat ditemui nusadaily.com, Minggu (22/05/2022).

Para petani sudah melakukan berbagai cara. Mulai dari penyemprotan dengan insektisida hingga memperdalam parit agar air hujan tidak menggenang. Namun hasilnya terasa sia-sia.

Demi mengakali agar tidak seberapa merugi, Saijo memilih menjual cabai sewaktu hijau.

“Kalau saya belum sempat menjual cabai rawit hingga warna merah. Sebelum merah saja sudah rontok. Jadi saya jual hijau saja daripada rugi. Ya kalau harganya jauh. Hijau ini dibeli tengkulak Rp17 ribu sekilo, jika merah ya Rp40 ribu hingga Rp45 ribu sekilonya. Harga pasar kan sudah Rp50 ribu sekilo,” ungkapnya.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrim Sebabkan Harga Cabai Semakin Pedas

Menurut Saijo, di lingkungannya ada satu hektare lebih tanaman cabai yang bernasib serupa. Belum lagi di desa desa tetangga.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Digugat Eks Pengacara Bayar Fee Rp 15 M, Begini Respons Bharada E

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Bharada Richard Eliezer atau Bharada E digugat mantan kuasa hukumnya Deolipa Yumara untuk membayar fee Rp 15 miliar. Gugatan itu...