Polri Lacak Djoko Tjandra, Diduga di Malaysia

  • Whatsapp
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Humas Polri)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Polri tengah melakukan pelacakan keberadaan buron perkara korupsi pengalihan hak tagih (Cessie), Bank Bali Djoko Tjandra yang diduga bersembunyi di Malaysia.

Sampai saat ini, informasi tersebut masih didalami dan menjadi petunjuk pengejaran Djoko Tjandra.

"
"

Baca Juga

"
"

“Tetap dilakukan pencarian,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangannya, Selasa 21 Juli 2020.

Lebih lanjut, Argo menyampaikan, Polri dalam rapat bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), telah melakukan pembahasan bersama terkait Djoko Tjandra, Senin 20 Juli 2020, kemarin.

BACA JUGA: IPW: Penangkapan Djoko Tjandra Lebih Penting dari Bentuk Tim Pemburu Koruptor

Menurutnya, strategi pengejaran Djoko Tjandra menjadi bahasan dalam rapat itu. “Isu tersebut masuk dalam pembahasan juga,” bebernya.

Seperti diketahui, Djoko Tjandra merupakan terdakwa kasus pengalihan hak tagih (Cessie) Bank Bali, senilai Rp904 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung.

Pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000, Kejaksaan pernah menahan Djoko. Namun, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan ia bebas dari tuntutan, karena perbuatan itu bukan perbuatan pidana melainkan perdata.

BACA JUGA: Arsul Sani: RDP Soal Djoko Tjandra Ingin Tetap Digelar Saat Reses

Pada Oktober 2008, Kejaksaan mengajukan Peninjauan Kembali (PK), terhadap kasus Djoko ke Mahkamah Agung (MA). Selanjutnya, pada 11 Juni 2009, Majelis Peninjauan Kembali MA menerima PK yang diajukan jaksa.

Majelis hakim kemudian memvonis Djoko dua tahun penjara dan harus membayar Rp 15 juta. Uang milik Djoko di Bank Bali sebesar Rp546,166 miliar dirampas untuk negara. Imigrasi juga mencekalnya.(via/lna)

Post Terkait

banner 468x60