Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanPDIP Anggap Rocky Gerung Asal Ngebacot soal Ganjar-Puan Bodoh

PDIP Anggap Rocky Gerung Asal Ngebacot soal Ganjar-Puan Bodoh

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – PDIP merespons pernyataan Rocky Gerung, soal Puan dan Ganjar bodoh dimata kaum milenial.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menurut kader senior PDIP Aria Bima, anggapan itu harus dilihat dari sudut pandangnya, sehingga tidak bisa menyebut dua kader PDIP itu bodoh.

BACA JUGA: Keras! Catut Milenial, Rocky Gerung Sebut Ganjar dan Puan Itu Orang Bodoh

“Soal bodoh dan pintar itu tergantung dari sudut mana melihat dan mengategorikannya. Tentu dengan masing masing dimensinya,” kata Aria Bima, dikutip dari detikcom, Jumat (15/10/2021) malam.

Aria Bima menilai Rocky Gerung asal bicara. Dia juga menyebut Rocky Gerung terkenal kritis dan tidak sopan.

BACA JUGA: Muncul ‘Barisan Celeng Berjuang’ di Jateng, Ganjar: Tetap Banteng Bro

“Tapi kalau dikaitkan dengan milenial dengan cakupan abstraksi kekiniannya yang lagi mencari dan membentuk diri. Agaknya Rocky Gerung, yang terkenal cerdas dan kritis dan tidak sopan dalam berkomunikasi itu, kali ini terkesan asal ngebacot,” tuturnya.

Dia beranggapan Rocky Gerung adiktif untuk terus tampil di media sosial (medsos), sehingga menyampaikan ungkapan-ungkapan yang terkesan cari masalah.

“Karena itu jadi gila mencari-cari masalah. Rocky adiktif atau kecanduan tampil di medsos, ya anggap saja dia gila. Itu asumsi saya,” tandasnya.

BACA JUGA: Riuh ‘Barisan Celeng Berjuang’ Capreskan Ganjar di 2024

Singgung Kaum Milenial

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam diskusi ‘Memprediksi Kemunculan Capres ala Pembagian Wilayah Penanganan Covid (Jawa Bali – Non Jawa Bali)’ yang digelar KedaiKOPI, Jumat (15/10), Rocky menyinggung kaum milenial di Indonesia.

Menurutnya, kaum milenial heran terhadap isu politik Tanah Air.

“Saya berdiskusi dengan kaum milenial. Mereka mendengar kekonyolan-kekonyolan dalam politik kita, banteng vs celeng. Dia bingung,” katanya.

Rocky Gerung bicara soal kekonyolan di kancah politik nasional, khususnya terkait capres 2024.

Kekonyolan yang dimaksud Rocky salah satunya upaya mendongkrak elektabilitas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani.

BACA JUGA: Disebut Celeng bukan Banteng Anggota PDIP Pro Ganjar, Begini Responnya

Kaum milenial, kata Rocky, perlu tokoh-tokoh yang unjuk gigi dari segi akademis. Salah satunya soal gender quality hingga human rights.

“Kok kita nggak denger ya Puan ngomong itu. Om yang rambutnya kayak bintang film putih itu, Ganjar Pranowo, ngomong itu. Kok kita nggak lihat Kang Emil ngomong. Society 5.0 isinya intellectuality, human rights, gender equality. Mereka nggak dapet itu,” imbuh dia.

Karena itu, menurut Rocky Gerung, berupaya menaikkan elektabilitas Ganjar ataupun Puan adalah hal yang konyol.

Sebab, kaum milenial ingin sosok calon presiden yang concern pada gender equality hingga demokrasi.

“Jadi konyol kita berupaya menaikkan elektabilitas Ganjar, padahal bagi milenial itu orang bodoh. Demikian juga Puan. Sama, mereka anggap ini orang nggak ngerti. New grammar of world’s politic adalah gender equality, democracy, human rights,” ujar Rocky Gerung.(sir)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR