Pancaroba, BMKG: Waspada Hujan Intensitas Tinggi Disertai Petir

  • Whatsapp
hujan BMKG
Ilustrasi hujan intensitas tinggi. (Pixabay)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya Selasa (22/9), mengingatkan masyarakat agar waspada atas adanya hujan dengan intensitas tinggi yang akan berlangsung selama pancaroba.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyatakan, pihaknya mengingatkan kembali apa yang telah dirilsnya beberapa waktu yang lalu tentang peringatan kewaspadaan selama pancaroba menjelang masuknya musim penghujan 2020 –  2021.

Baca Juga

“Sebagaimana rilis yang tekah kami sampaikan dan kami juga mengingatkan kembali bahwa kewaspadaan terhadap hujan dengan intesitas tinggi perlu terus ditingkatkan,” ujar Guswanto.

BACA JUGA: BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Selama Pancaroba

Menurut Guswanto, hujan Senin kemarin merupakan hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan kabupaten Bogor dan Sukabumi mengalami banjir bandang. Curah hujan tersebut bisa mencapai 110 mm dalam priode 4 jam yang teramati dari Citeko.

“Hujan lebat ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil dan diperkuat dengan adanya fenomena gelombang Rossby ekuatorial. Serta adanya daerah pertemuan angin (Konvergensi), kombinasi dari ketiga fenomena atmosfer ini meningkat potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Jawa Barat,” jelas Guswanto.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Berkaitan dengan kejadian tersebut, BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem skla waktu 3 jam untuk wilayah Jawa Barat sebelum terjadinya banjir bandang di hari itu sebanyak 5 kali sejak pukul 13.45 hingga 22.50 WIB.

“Potensi hujan lebat yang terjadi pada siang/sore di wilayah Bogor tersebut secara tidak langsung dapat meningkatkan potensi luapan air di sekitar daerah aliran sungai Ciliwung. Sehingga masyarakat dihimbau untuk mewaspadai potensi genangan,” ujarnya.

BACA JUGA: Hujan Lebat Akibatkan Banjir di Beberapa Wilayah

BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020. Dimana diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-Nopember 2020.

“Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia. Dimana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat,” jelasnya.

Pada masa peralihan musim ini, Deputi Meteorologi BKMG menyatakan perlunya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es.(sir/lna)

Post Terkait

banner 468x60