Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanTok! Predator Seks Panti Asuhan Depok Divonis 14 Tahun Bui

Tok! Predator Seks Panti Asuhan Depok Divonis 14 Tahun Bui

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Terdakwa kasus pelecehan seksual Lukas Lucky Ngalngola alias Bruder Angelo divonis 14 tahun penjara. Bruder Angelo dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di panti asuhan yang dikelolanya di Depok, Jawa Barat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Predator Seks Panti Asuhan Depok Divonis Hari Ini

“Mengadili satu menyatakan terdakwa Lukas Lukcy Ngalngola alias Bruder Angelo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan ancaman kekerasan, memaksa anak untuk melakukan perbuatan cabul yang dilakukan oleh pengasuh anak secara berlanjut,” kata Ketua Majelis Hakim Ahmad Fadil, di PN Depok, Jl GDC Boulevard, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/1/2022).

BACA JUGA : Polresta Cirebon Tangkap Predator Seksual Terhadap Anak, Terancam Kebiri Kimia

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa Bruder Angelo terbukti secara sah melanggar Pasal 82 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. Bruder Angelo divonis sesuai dengan putusan tuntutan jaksa yaitu 14 tahun penjara, denda Rp 100 juta dan subsider 3 bulan penjara.

BACA JUGA : Kak Seto: Orangtua Harus Waspada Predator Seksual di Medsos

“Dua menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan denda sejumlah Rp 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 3 bulan,” ujar Fadil, dilansir dari detik.com

Saat mendengar proses pembacaan putusan tersebut, Bruder Angelo menengadahkan tangan seraya berdoa.

BACA JUGA : Viral Predator Fetish Kain Jarik, Resmob Polrestabes Surabaya Bergerak

Sementara itu turut hadir dalam sidang tersebut sejumlah anak panti asuhan yang sebelumnya dikelola terdakwa Bruder Angelo.

Putusan Hakim

Mereka bertepuk tangan menyambut suka cita putusan hakim yang memvonis terdakwa 14 tahun penjara. Sementara diantara pengunjung sidang tersebut tampak ada yang membawa bunga.

Sebelumnya, Bruder Angelo dituntut 14 tahun penjara dan denda 100 juta, subsider 3 bulan kurungan oleh jaksa penuntut umum.

BACA JUGA : Dorce Gamalama Dapat Bantuan dari Megawati

Jaksa menilai Bruder Angelo terbukti bersalah melanggarPasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Pencabulan

Dalam kasus ini Bruder Angelo dilaporkan ke polisi. Diduga melakukan pencabulan terhadap 3 anak asuh di Panti Asuhan di Depok.

Dalam pertimbangannya hakim menilai terdakwa Bruder Angelo. Terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan apalagi perbuatan tersebut dilakukan oleh orang tua wali yang mana terdakwa merupakan seorang pemilik panti asuhan.

Adapun Bruder Angelo melakukan tindakan pencabulan terhadap salah satu korban berinisial YN secara berulang dan berlanjut.

Perbuatan pencabulan itu dilakukan terdakwa Bruder Angelo terhadap saksi Korban berinisial YN. Diantaranya di depan tempat tukang cukur rambut dan di area toilet tempat makan pecel lele.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Update! Siswi SMP Ngawi Kabur, Netizen: Infonya Udah Ketemu Keluarga Lur

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) melarikan diri dari rumah Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh dan viral di media...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Terdakwa kasus pelecehan seksual Lukas Lucky Ngalngola alias Bruder Angelo divonis 14 tahun penjara. Bruder Angelo dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di panti asuhan yang dikelolanya di Depok, Jawa Barat.

BACA JUGA : Predator Seks Panti Asuhan Depok Divonis Hari Ini

"Mengadili satu menyatakan terdakwa Lukas Lukcy Ngalngola alias Bruder Angelo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan ancaman kekerasan, memaksa anak untuk melakukan perbuatan cabul yang dilakukan oleh pengasuh anak secara berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Ahmad Fadil, di PN Depok, Jl GDC Boulevard, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/1/2022).

BACA JUGA : Polresta Cirebon Tangkap Predator Seksual Terhadap Anak, Terancam Kebiri Kimia

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa Bruder Angelo terbukti secara sah melanggar Pasal 82 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. Bruder Angelo divonis sesuai dengan putusan tuntutan jaksa yaitu 14 tahun penjara, denda Rp 100 juta dan subsider 3 bulan penjara.

BACA JUGA : Kak Seto: Orangtua Harus Waspada Predator Seksual di Medsos

"Dua menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan denda sejumlah Rp 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 3 bulan," ujar Fadil, dilansir dari detik.com

Saat mendengar proses pembacaan putusan tersebut, Bruder Angelo menengadahkan tangan seraya berdoa.

BACA JUGA : Viral Predator Fetish Kain Jarik, Resmob Polrestabes Surabaya Bergerak

Sementara itu turut hadir dalam sidang tersebut sejumlah anak panti asuhan yang sebelumnya dikelola terdakwa Bruder Angelo.

Putusan Hakim

Mereka bertepuk tangan menyambut suka cita putusan hakim yang memvonis terdakwa 14 tahun penjara. Sementara diantara pengunjung sidang tersebut tampak ada yang membawa bunga.

Sebelumnya, Bruder Angelo dituntut 14 tahun penjara dan denda 100 juta, subsider 3 bulan kurungan oleh jaksa penuntut umum.

BACA JUGA : Dorce Gamalama Dapat Bantuan dari Megawati

Jaksa menilai Bruder Angelo terbukti bersalah melanggarPasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Pencabulan

Dalam kasus ini Bruder Angelo dilaporkan ke polisi. Diduga melakukan pencabulan terhadap 3 anak asuh di Panti Asuhan di Depok.

Dalam pertimbangannya hakim menilai terdakwa Bruder Angelo. Terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan apalagi perbuatan tersebut dilakukan oleh orang tua wali yang mana terdakwa merupakan seorang pemilik panti asuhan.

Adapun Bruder Angelo melakukan tindakan pencabulan terhadap salah satu korban berinisial YN secara berulang dan berlanjut.

Perbuatan pencabulan itu dilakukan terdakwa Bruder Angelo terhadap saksi Korban berinisial YN. Diantaranya di depan tempat tukang cukur rambut dan di area toilet tempat makan pecel lele.(ros)