Jumat, Mei 27, 2022
BerandaBerita KhususRomo Benny: Taat Prokes Solusi Darurat Lahan Pemakaman COVID-19

Romo Benny: Taat Prokes Solusi Darurat Lahan Pemakaman COVID-19

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo dalam dialog khusus. Bersama RRI tentang Lahan pemakaman khusus korban COVID-19 yang sudah mulai penuh, Kamis 21 Januari 2021 kemarin.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mengatakan kesulitan dan keterbatasan lahan pemakaman korban COVID-19 adalah peringatan untuk  masyarakat agar lebih mematuhi protokol kesehatan.

“Ini warning kepada kita agar disiplin kesehatan. Kita memutuskan ini pembatasan kerumunan ditaati. Disiplin diri juga harus dilakukan dan lainnya,” Ucapnya

Dikatakan juga olehnya, Persoalan saat ini karena darurat sistem, untuk itu pria yang akrab disapa Romo Benny ini memberikan satu solusi .

“Solusinya adalah bisa tumpang sari atau dilakukan di pemakaman umum tetapi menggunakan protokol covid, Karena faktanya dari penelitian yang meninggal tidak menularkan virus ini, dan yang harus diingat Pemakaman adalah keyakinan seseorang yg tidak dapat dipaksakan,” kata Romo Benny.

Disamping itu Romo Benny memberikan Alternatif seperti pemakaman jenasah covid di pemakaman umum asal dengan protokol kesehatan yang jelas serta menghindari kerumunan atau dengan dimakamkan satu lubang dengan keluarga yang terlebih dahulu meninggal.

Menurut Romo Benny masyarakat harus melaksanakan protokol kesehatan berdasarkan kesadaran bukan paksaan.

“Jika paksaan akan berat karena itu tekanan. Kalau ikhlas ini akan dilakukan gembira sukacita,” ujarnya.

Dalam kegiatan beribadah Pendiri Setara Institute ini menjelaskan bahwa di geraja-gereja katolik sudah diterapkan protokol kesehatan sejak lama dalam melakukan proses ibadah.

“Gereja katolik melakukan protokol kesehatan itu dan Paus Fransiskus memberikan contoh menghindari kerumunan hinga misa online dilakukan,” ungkap Romo Benny.

BACA JUGA:

Romo Benny juga berpesan kepada masyarakat diharapkan tidak takut berlebihan dan paling penting mentaati semua protokol kesehatan.

“Jangan paranoid berlebihan bahwa orang meninggal karena covid itu menularkan. Yang perlu kita jaga adalah protokol kesehatan dan kita harus mempunyai rasa kemanusiaan untuk menghormati para korban COVID-19,” jelasnya.

Sebagai penutup Benny menegaskan bahwa orang yang membuat kerusuhan dalam menghadapi masalah ini adalah orang yang tidak mempunyai cinta kasih kepada tuhannya.(sir)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Tahun 2024 Tonggak Idol-krasi di Indonesia

Oleh: Dr. Munawar Ahmad, S.S., M.Si. Tahun 2024 bagi Indonesia merupakan tahun bersejarah, karena pada tahun tersebut pesta demokrasi kolosal akan dilakukan. Mulai dari Pemilihan...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily