Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanRizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Tes Usap di RS...

Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Tes Usap di RS UMMI Bogor

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis pidana empat tahun penjara kepada terdakwa Rizieq Shihab terkait kasus tes usap di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : 200 Simpatisan Rizieq Shihab Ditangkap Polisi – Nusadaily.com

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto, saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis.

Khadwanto menjelaskan bahwa putusan tersebut berdasarkan pada pertimbangan fakta yang terungkap selama sidang kasus tes usap di RS UMMI Bogor.

Majelis Hakim membacakan hal yang memberatkan di antaranya perbuatan eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu dianggap meresahkan warga. Karena menyatakan kondisi sehat meski terkonfirmasi terpapar COVID-19.

BACA JUGA : Sidang Vonis Rizieq Tetap Berlangsung Walaupun Massa Bentrok vs Polisi di Luar – Noktahmerah.com

Sementara hal yang meringankan antara lain. Terdakwa Rizieq memiliki tanggungan keluarga dan merupakan seorang guru agama sehingga diharapkan dapat menunjukkan kelakuan baik pada masa mendatang.

Meski demikian, putusan ini lebih rendah dibanding tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang meminta Rizieq dihukum pidana penjara selama enam tahun penjara.

Terkait kasus tes usap di RS UMMI Bogor, Rizieq Shihab didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

BACA JUGA : Aparat Keamanan di Malang Copoti Baliho Habib Rizieq Shihab – Javasatu.com

Subsider Pasal 14 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dakwaan kedua disangkakan Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dakwaan ketiga Pasal 216 ayat 1 KUHP, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(ros)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR