Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsMetropolitanPengelola Setu Babakan Ujicoba Operasional Kembali

Pengelola Setu Babakan Ujicoba Operasional Kembali

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan di Jakarta Selatan melakukan persiapan  desa wisata tersebut untuk ujicoba operasional kembali  sektor wisata bagi pengunjung pada penyesuaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Jakarta.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Setu Babakan Prediksi Puncak Kunjungan Wisatawan Terjadi Ahad

“Semua persiapan sudah kami lakukan, terutama persyaratan protokol kesehatan, seperti pemasangan barcode aplikasi PeduliLindungi, ” kata Kepala UPK PBB Setu Babakan, Imron, saat dihubungi di Jakarta Selatan, Selasa.

Menurut Imron Setu Babakan sudah mendapatkan sertifikasi CHSE berbasis “Cleanliness” (Kebersihan), “Health” (Kesehatan), “Safety” (Keamanan), dan “Environment Sustainability” (Kelestarian Lingkungan), dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan predikat memuaskan.

“Seluruh karyawan Setu Babakan juga sudah menerima vaksin untuk mendukung kekebalan komunal di lokasi,” katanya

BACA JUGA : Wagub DKI : Destinasi Wisata Buka 9-22 Maret Dengan Aturan Tetap

Menurut Imron, pihaknya saat ini  menunggu keputusan dari pemerintah mengenai jadwal ujicoba operasional sektor wisata di DKI Jakarta, khususnys Desa Wisata Setu Babakan.

Uji Coba Teknis

“Kita tinggal menunggu arahan dari pimpinan kapan dimulainya. Sekarang kita masih melakukan sosialisasi, simulasi, dan uji coba teknis di lapangan. Termasuk koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari RT/RW, lurah, hingga camat” katanya.

Imron menambahkan, masyarakat setempat mesti menjadi pelopor utama untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di Setu Babakan.

BACA JUGA : Ketiban Wisatawan, Homestay hingga UMKM di Banyuwangi Bergeliat

“Kawasan kita kan terbuka jadi perlu dukungan penuh dari masyarakat. Kita juga jangan lupa, jangan lalai, karena kita tetap harus menjaga protokol kesehatan”, kata dia.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta  menyatakan, siap menguji coba operasional Setu Babakan bagi masyarakat, pada PPKM Level 3.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Iffan. Menyebutkan, UPK PBB Setu Babakan sudah mendapatkan barcode PeduliLindungi sebagai syarat pertama operasional tempat wisata pada masa PPKM.

“Namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan uji coba akan dilaksanakan di sana. Karena masih dalam persiapan untuk uji coba pembukaan dan penggunaan barcode,” kata Iffan di Jakarta, Senin (13/9).(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Update! Siswi SMP Ngawi Kabur, Netizen: Infonya Udah Ketemu Keluarga Lur

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) melarikan diri dari rumah Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh dan viral di media...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan di Jakarta Selatan melakukan persiapan  desa wisata tersebut untuk ujicoba operasional kembali  sektor wisata bagi pengunjung pada penyesuaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Jakarta.

BACA JUGA : Setu Babakan Prediksi Puncak Kunjungan Wisatawan Terjadi Ahad

"Semua persiapan sudah kami lakukan, terutama persyaratan protokol kesehatan, seperti pemasangan barcode aplikasi PeduliLindungi, " kata Kepala UPK PBB Setu Babakan, Imron, saat dihubungi di Jakarta Selatan, Selasa.

Menurut Imron Setu Babakan sudah mendapatkan sertifikasi CHSE berbasis "Cleanliness" (Kebersihan), "Health" (Kesehatan), "Safety" (Keamanan), dan "Environment Sustainability" (Kelestarian Lingkungan), dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan predikat memuaskan.

"Seluruh karyawan Setu Babakan juga sudah menerima vaksin untuk mendukung kekebalan komunal di lokasi," katanya

BACA JUGA : Wagub DKI : Destinasi Wisata Buka 9-22 Maret Dengan Aturan Tetap

Menurut Imron, pihaknya saat ini  menunggu keputusan dari pemerintah mengenai jadwal ujicoba operasional sektor wisata di DKI Jakarta, khususnys Desa Wisata Setu Babakan.

Uji Coba Teknis

"Kita tinggal menunggu arahan dari pimpinan kapan dimulainya. Sekarang kita masih melakukan sosialisasi, simulasi, dan uji coba teknis di lapangan. Termasuk koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari RT/RW, lurah, hingga camat" katanya.

Imron menambahkan, masyarakat setempat mesti menjadi pelopor utama untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di Setu Babakan.

BACA JUGA : Ketiban Wisatawan, Homestay hingga UMKM di Banyuwangi Bergeliat

"Kawasan kita kan terbuka jadi perlu dukungan penuh dari masyarakat. Kita juga jangan lupa, jangan lalai, karena kita tetap harus menjaga protokol kesehatan", kata dia.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta  menyatakan, siap menguji coba operasional Setu Babakan bagi masyarakat, pada PPKM Level 3.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Iffan. Menyebutkan, UPK PBB Setu Babakan sudah mendapatkan barcode PeduliLindungi sebagai syarat pertama operasional tempat wisata pada masa PPKM.

"Namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan uji coba akan dilaksanakan di sana. Karena masih dalam persiapan untuk uji coba pembukaan dan penggunaan barcode," kata Iffan di Jakarta, Senin (13/9).(ros)