Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNewsMetropolitanPengacara Brigadir J Minta Pengambil CCTV Dipecat: Hilangkan Barang Bukti Dicopot Dong,...

Pengacara Brigadir J Minta Pengambil CCTV Dipecat: Hilangkan Barang Bukti Dicopot Dong, Jadikan Tersangka

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengetahui siapa yang mengambil CCTV rusak di kompleks rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacara Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J meminta orang yag mengambil CCTV tersebut dikenakan pidana.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kalau benar yang dikatakan kapolri itu, maka seharusnya dia diberhentikan menjadi Polri dijadikan tersangka pasal 221 KUHP kemudian juga tersangka pasal 55 dan 56 tentang laporan kami. Dan harus diumumkan amanat presiden kan harus dibuka, kenapa masih disembunyikan kalau memang serius,” kata Kamaruddin saat dihubungi, Jumat (5/8/2022).

BACA JUGA: Irjen Ferdy Sambo Sampaikan Belasungkawa, Keluarga Brigadir J: Sudah Terlambat

Kamaruddin juga meminta orang yang mengambil CCTV rusak untuk dipecat sebagai anggota polri. Dia menyinggung amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kasus dibuka secara transparan.

“Kalau memang ada yang terbukti mencuri CCTV, menghilangkan barang bukti ya copot dong dari polisi, jadikan tersangka, ini nyawa orang loh sudah mati Yoshua masa tak ada kepastian hukumnya, kita cuma dimain-mainin. Padahal presiden 2 sampai 3 kali mengatakan buka seterang terangnya, kok mereka membangkang kepada presiden,” ujarnya dilansir dari detikcom.

Menurut Kamaruddin mengambil CCTV rusak sama dengan melakukan pelanggaran pidana karena menghalang halangi proses penyidikan. Dia menilai pencopotan sejumlah anggota polri hanya bagian dari sanksi administrasi.

“Tidak bisa, kejahatan kok dicopot, ya kejahatan itu dipidana. Nah perbuatan menyembunyikan barang bukti, menghilangkan barang bukti, menghalang-halangi penyidikan itu pidana, kalau pencopotan administrasi. Jadi jangan hukumnya dibolak-balik macam nggak ngerti hukum. Kalau itu pidana proses pidana dong jangan administrasi. Administrasi ditindaklanjuti dengan pidana ya boleh,” imbuhnya.

Polisi Ambil CCTV Rusak Sudah Diketahui

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan perihal CCTV di kompleks rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang rusak. Sigit mengaku sudah mengantongi siapa pihak yang mengambil CCTV tersebut.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Kejagung Bakal Periksa Tersangka Korupsi Surya Darmadi Hari Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan kembali memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan sawit di Riau yang merugikan negara hingga Rp78 triliun, Surya...