Senin, September 26, 2022
BerandaNewsMetropolitanHNW Desak Menlu Klarifikasi Isu Normalisasi Hubungan RI-Israel

HNW Desak Menlu Klarifikasi Isu Normalisasi Hubungan RI-Israel

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengklarifikasi isu normalisasi hubungan Indonesia dengan Israel, yang dihembuskan secara sepihak di beberapa Media.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Selain itu, dirinya juga meminta, Menlu dan para pejabat negara lainnya memegang komitmen konstitusional historis bangsa Indonesia untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina hingga mencapai kemerdekaannya secara penuh.

“Isu sensitif yang digulirkan beberapa media di dalam dan luar negeri soal “normalisasi” hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel ini penting segera diklarifikasi secara tegas dan terbuka oleh Menlu RI. Ini penting agar tidak menimbulkan spekulasi yang tidak kondusif, menghadirkan kegaduhan di masyarakat Indonesia, yang sekalipun masih dilanda covid-19, tapi tetap memegang Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menolak penjajahan,” ujarnya kepada Wartawan di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

BACA JUGA: HNW Minta Pemerintah Adil dalam Kebijakan Keagamaan

HNW sapaan akrab Hidayat Nur Wahid mengatakan, isu normalisasi, ini dikaitkan dengan pertemuan antara Menlu AS, Antony Blinken dengan Menlu RI Retno Marsudi, pekan lalu. Sebagaimana dikutip sejumlah media, pejabat Israel mengatakan bahwa salah satu yang dibahas adalah kemungkinan normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dengan Indonesia. Juru Bicara Sekretaris Gedung Putih Ned Price juga mengisyaratkan adanya pembicaran tersebut, meski dilakukan tertutup.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga dikabarkan berdiskusi dengan Kuasa Usaha Israel untuk Bahrain Italy Tagner di Bahrain dalam sebuah konferensi internasional. Pertemuan yang tidak biasa ini menimbulkan dugaan kemungkinan normalisasi.

Walau kemudian, kata HNW dibantah oleh Juru Bicara Prabowo, bahwa pertemuan itu sangat singkat dan tidak disengaja, saat itu juru bicara Prabowo juga menegaskan, sikap Menhan yang tetap membela perjuangan kemerdekaan bangsa Palestina.

“Saya mengingatkan agar para menteri ekstra waspada, jangan menjadi korban dari main api nya loby Yahudi, yang terus mendesakkan agenda normalisasi dengan Indonesia. Sekalipun mereka tahu bahwa hal itu bertentangan dengan Konstitusi Indonesia,” ucap HNW.

Dikatakan pula, Mestinya semua pihak mengapresiasi dan tegak lurus dengan konsistensi sikap resmi Indonesia baik Pemerintah maupun Parlemen.

BACA JUGA: HNW: Empat Pilar Harus Dijaga dan Dipertahankan

Oleh sebab itu, HNW berharap Para Menteri bersikap mempertahankan dan memperjuangkan pernyataan dan sikap resmi Presiden Joko Widodo yang menegaskan selalu membela perjuangan bangsa Palestina hingga meraih kemerdekaannya.

Demikian seriusnya persoalan ini, lanjut HNW, bahkan Presiden Jokowi pernah menyampaikan sikap tegas Indonesia itu, dalam percakapan telepon langsung dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas. Ini komitmen dan janji yang harus dipegang dengan teguh oleh para Menteri dan pejabat Indonesia lainnya.

“Apalagi komitmen dukung Perjuangan Kemerdekaan Bangsa Palestina, bukan hanya dalam satu event saja disampaikan oleh Presiden Jokowi, tapi berulang-ulang, termasuk ketika Indonesia menjadi tuan rumah KTT Luar biasa OKI soal Masjid al Aqsha, di Jakarta, tahun 2016,” tukasnya. (sir/lna)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Ada Mutasi Polri, Tigawakapolda Diganti Termasuk Kapolres Jaksel

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi terhadap 30 Perwira Menengah (Pamen) dan Perwira Tinggi (Pati) di Korps Bhayangkara. Mutasi tersebut tertuang dalam...