Minggu, Januari 23, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanBNPB Perkuat Kapasitas Mitigasi Tsunami Melalui Sapa Destana

BNPB Perkuat Kapasitas Mitigasi Tsunami Melalui Sapa Destana

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat kapasitas mitigasi tsunami di wilayah selatan Jawa lewat kegiatan Sapa Desa Tangguh Bencana atau Sapa Destana.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers BNPB yang diterima di Jakarta, Senin, Direktorat Kesiapsiagaan BNPB menggerakkan unsur pentahelix yang meliputi pemerintah, pengusaha, akademisi, media, dan komunitas untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui Sapa Destana.

BACA JUGA: BMKG Survei Peta Bahaya Gempa dan Tsunami di Empat Wilayah Sulteng

Sapa Destana merupakan upaya penyegaran kembali pengetahuan mitigasi bencana tsunami unsur-unsur pentahelix di Desa Tangguh Bencana (Destana).

Upaya penyegaran dilakukan agar unsur pentahelix Destana dapat mengakses informasi dan merespons dengan baik, mengantisipasi potensi bencana. Memiliki daya proteksi dengan mengetahui cara evakuasi ketika bencana terjadi, mampu beradaptasi dengan potensi bencana. Serta mempunyai daya lenting, bisa segera pulih dan menjalani kehidupan dengan baik usai bencana.

BACA JUGA: Wawali Surabaya Ajak Warga Ramaikan Taman Hutan Raya Pakal

Sapa Destana juga ditujukan untuk menjamin keberlanjutan upaya kesiapsiagaan sejak dilakukannya ekspedisi Destana di selatan Jawa tahun 2019.

Upaya penguatan mitigasi melalui Sapa Destana mencakup kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove pada Minggu (28/11) di Desa Kembang, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur Budi Sentosa mengatakan bahwa wilayah Jawa Timur menghadapi beberapa potensi bencana alam, termasuk tsunami.

BACA JUGA: Pelayanan Prima Jadi Tolok Ukur Kesuksesan Direksi Baru PDAM Surabaya

“Tsunami merupakan salah satu bencana yang harus diwaspadai di selatan jawa. Maka diperlukan kesiapsiagaan masyarakat di pesisir untuk menghadapi potensi terjadinya tsunami,” katanya saat menyampaikan pesan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Masyarakat diharapkan mengetahui tanda-tanda tsunami dan cara evakuasi, maupun melibatkan diri langsung dalam rangka mengurangi dampak tsunami,” ia menambahkan.

BACA JUGA: Camelia Malik Baper, Akui Sempat Tergila-gila ke Rhoma Irama

Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan mengatakan bahwa ada tiga cara dalam mengatasi bencana. Yaitu menjauhkan masyarakat dari bencana, menjauhkan bencana dari masyarakat, dan hidup berdampingan dengan bencana.

Guna menghadapi ancaman tsunami di selatan Jawa, ia mengatakan, upaya mitigasi berbasis masyarakat harus dilaksanakan secara berkelanjutan.(eky)

@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed