Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsLagi! Siswa SD Meninggal Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes Deli Serdang

Lagi! Siswa SD Meninggal Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes Deli Serdang

NUSADAILY.COM – DELI SERDANG – Seorang siswa SD di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), berinisial R (9), meninggal dunia usai mengikuti vaksinasi. Siswa itu meninggal usai sempat dirawat di rumah sakit.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Nenek korban, Sorta Pandiangan, mengatakan peristiwa bermula saat R mengeluhkan tidak enak badan usai divaksin pada 19 Januari 2022. Sorta menyebut R langsung beristirahat setelah divaksin.

BACA JUGA : Siswa Meninggal Usai Vaksinasi, Plt Kadinkes Magetan: Tak Ada Kaitan dengan Vaksin

“Tanggal 19 pulang lah dia ke rumah, golek lah dia,” kata Sorta kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Sorta mengatakan saat itu dirinya mempertanyakan apakah korban sedang sakit. Namun, korban tidak memberikan penjelasan.

Ibu korban, Sarma Simbolon, mengatakan dirinya mendapat informasi saat itu anaknya sakit. Lalu, dia meminta agar anaknya itu dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA : Militer Ukraina Sebut Anggotanya Meninggal Usai Divaksin CoviShield

Sarma mengatakan R akhirnya dibawa ke klinik pada 20 Januari 2022. Saat itu, korban dalam keadaan demam dan kejang.

“Sakitnya kejang-kejang, perutnya keras, kakinya jalan kek (seperti) kangkang gitu,” ucap Sarma.

Karena kondisi tidak kunjung membaik, R kemudian dibawa ke rumah sakit. Selama tiga hari dirawat, keluarga kemudian membawa R pulang.

BACA JUGA : Duh! Warga Lumajang Meninggal Usai Divaksin Astrazeneca

Setelah pulang, kondisi R tidak kunjung membaik. Korban kemudian kembali dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia pada 26 Januari 2022.

Penjelasan Dinkes Deli Serdang

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Deli Serdang, Ade Budi Krista, mengatakan R memang mengikuti vaksinasi pada 19 Januari 2022. Menurut Ade, dari keterangan rumah sakit yang merawat R, korban dinyatakan tetanus.

“Berdasarkan hasil surveilans dan investigasi dinkes dapat kami sampaikan bahwa anak atas nama R meninggal dunia karena penyakit tetanus, dan tidak ada hubungannya dengan vaksinasi,” ucap Ade.

BACA JUGA : Seorang Perempuan di Swedia Meninggal Usai Divaksin COVID AstraZeneca

Ade mengatakan penyakit yang diderita R ini diketahui dari resume dokter yang sempat merawatnya. Dari gejala yang terlihat, R dinyatakan tetanus.

“Hal ini disimpulkan dari resume medis dan adanya pemeriksaan oleh dokter spesialis anak yang kompeten dan keterangan dari beberapa RS tempat almarhum pernah dirawat. Gejala-gejalanya jelas karena ada trismus dan opistotonus yang menunjukkan itu tetanus,” ujarnya, dilansir dari detik.com

BACA JUGA : Lesti Kejora Bandingkan Putranya dengan Putra Nathalie Holscher

“Dan tetanus itu masa inkubasinya lebih dari dua minggu. Artinya secara analisa medis almarhum sudah terpapar bakteri tetani pada saat divaksin. Dan gejala timbul sesudah divaksin,” imbuhnya.(ros)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

TikTokers Berhijab Pamer Payudara, Muhammadiyah: Blokir Akun ASM

NUSADAILY.COM - JAKARTA - TikTokers berhijab dengan akun ASM kini sedang disorot publik usai konten-kontennya dinilai vulgar karena pamer payudara. Muhammadiyah meminta pihak TikTok...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily