Senin, September 20, 2021
BerandaNewsDua Oknum TNI AU Jadi Tersangka, Kasau Copot Danlanud dan Dansatpom Lanud...

Dua Oknum TNI AU Jadi Tersangka, Kasau Copot Danlanud dan Dansatpom Lanud JA Dimara, Merauke

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Peristiwa tindak kekerasan terhadap seorang tuna wicara warga Merauke Papua. Yang dilakukan oleh dua Oknum TNI Angkatan Udara Senin (27/7/2021) sempat menjadi trending topik di berbagai media sosial.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P berencana akan mengganti
Komandan Lanud Johanes Abraham Dimara (Lanud Dma) dan Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Dma.

Hal tersebut disampaikan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan. Setelah mengadakan evaluasi dan pendalaman dalam kejadian tersebut, Rabu (28/7/2021).

Setelah melakukan evaluasi dan pendalaman, saya akan mengganti Komandan Lanud JA Dimara beserta Komandan Satuan Polisi Militer Lanud JA Dimara,” ujar Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Dirinya juga menegaskan, jika pergantian itu merupakan pertanggungjawaban atas kejadian tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua oknum anggota Lanud Dma tersebut.

“Pergantian ini, adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tersebut. Komandan satuan bertanggungjawab membina anggotanya,” tegas Kasus Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Dalam kesempatan itu, Kasau juga memastikan proses penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Adapun proses hukum terhadap kedua oknum TNI AU ini, telah memasuki tahap penyidikan yang dilakukan oleh Satpom Lanud Dma dan keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana.

Sementara, kadispen TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan kedua oknum tersebut Serda A dan Prada V telah ditetapkan sebagai tersangka tindak kekerasan oleh penyidik.

“Saat ini kedua tersangka menjalani penahanan sementara selama 20 hari. Untuk kepentingan proses penyidikan selanjutnya,” ujar Kadispenau, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah.

Adapun sanksi hukuman yang dapat dijatuhkan kepada kedua tersangka, Marsma Indan berharap, semua pihak menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

“Saat ini masih proses penyidikan terhadap kedua tersangka. Tim penyidik akan menyelesaikan BAP. Dan nantinya akan dilimpahkan ke Oditur Militer untuk proses hukum selanjutnya,” pungkas Kadispenau Marsma Indan.(sir/aka)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...