Minggu, Juli 3, 2022
BerandaLifestyleHal yang Bisa Dilakukan saat Ada Orang Terbawa Arus Sungai

Hal yang Bisa Dilakukan saat Ada Orang Terbawa Arus Sungai

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz hanyut terbawa arus sungai saat berenang di sungai Aare, Bern, Swiss, pada Rabu (26/5) waktu setempat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kala itu, Ermeril tengah berenang bersama teman-temannya di Sungai Aare yang dikenal memiliki arus deras.

BACA JUGA : Kronologi 2 Remaja Sumenep Tenggelam di DAM Sedalam 3 Meter

Tenggelam di sungai bisa dialami siapa saja. Saat tenggelam, seseorang berisiko akan terbawa arus.

Lalu, apa yang seharusnya dilakukan jika ada orang yang tenggelam sebagai pertolongan pertama?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari saat korban belum ditemukan hingga setelah korban ditemukan.

BACA JUGA : Permukaan Air Laut Semakin Naik, Kota-kota Pesisir di Seluruh Dunia Terancam Tenggelam

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan.

1. Hubungi tim penolong setempat

Saat seseorang tenggelam, hal pertama yang harus dilakukan adalah meminta bantuan. Bantuan terutama ditujukan kepada profesional.

Selain itu, Anda juga bisa meminta pertolongan pada orang-orang yang ada di sekitar tempat kejadian.

2. Susuri sungai

Pencarian bisa dilakukan mulai dari titik orang tersebut hilang dan tenggelam dengan menyusuri sungai menggunakan perahu serta pelampung bagi yang terjun ke sungai.

BACA JUGA : Kapal Angkut 10 Orang Tenggelam di Perairan Rua Ternate

3. Segera keluarkan dari air

Ilustrasi. Jika korban ditemukan, segera keluarkan korban dari air. (LifeofPix)
Jika korban telah ditemukan, segera keluarkan korban dari air.

4. Periksa pernapasan

Sebagaimana dilansir dari WebMd, Anda bisa memeriksa pernapasan korban dengan cara menempatkan telinga di sebelah mulut dan hidung korban. Cek apakah Anda merasakan udara di pipi, dan lihat apakah dadanya terlihat mengembang dan mengempis selayaknya orang bernapas.

Jika korban ditemukan tidak bernapas, periksa denyut nadi orang tersebut selama 10 detik.

5. Mulai CPR

Jika Anda tak merasakan denyut nadi, segera lakukan CPR atau resusitasi jantung paru.

Caranya, baringkan tubuh korban di atas permukaan yang keras dan datar. Lalu, posisikan diri Anda berlutut di samping leher dan bahu orang tersebut.

BACA JUGA : Felicity Ace, Kapal Pengangkut 4.000 Mobil Mewah Tenggelam Usai Alami Kebakaran

Selanjutnya, letakkan salah satu telapak tangan di bagian tengah dada korban, tepatnya di antara payudara. Posisikan telapak tangan lainnya di atas tangan pertama. Pastikan posisi siku lurus dan bahu berada tepat di atas tangan.

Lalu, berikan tekanan pada dada korban setidaknya 100-200 kali per menit dengan kecepatan 1-2 tekanan per detik.

Saat menekan, gunakan kekuatan tubuh bagian atas dan jangan hanya mengandalkan kekuatan lengan.

6. Segera bawa ke rumah sakit

Setelah melakukan CPR untuk pertolongan pertama, sebaiknya Anda segera meminta bantuan medis dan membawa korban ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.(lal)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Jadi Pemain Termahal Liverpool, Ini 6 Koleksi Mobil Mewah Mohamed Salah

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mohamed Salah telah resmi memperpanjang kontrak di Liverpool hingga tiga tahun mendatang. Selain memperpanjang masa baktinya, Salah juga mendapat gaji...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz hanyut terbawa arus sungai saat berenang di sungai Aare, Bern, Swiss, pada Rabu (26/5) waktu setempat.

Kala itu, Ermeril tengah berenang bersama teman-temannya di Sungai Aare yang dikenal memiliki arus deras.

BACA JUGA : Kronologi 2 Remaja Sumenep Tenggelam di DAM Sedalam 3 Meter

Tenggelam di sungai bisa dialami siapa saja. Saat tenggelam, seseorang berisiko akan terbawa arus.

Lalu, apa yang seharusnya dilakukan jika ada orang yang tenggelam sebagai pertolongan pertama?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari saat korban belum ditemukan hingga setelah korban ditemukan.

BACA JUGA : Permukaan Air Laut Semakin Naik, Kota-kota Pesisir di Seluruh Dunia Terancam Tenggelam

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan.

1. Hubungi tim penolong setempat

Saat seseorang tenggelam, hal pertama yang harus dilakukan adalah meminta bantuan. Bantuan terutama ditujukan kepada profesional.

Selain itu, Anda juga bisa meminta pertolongan pada orang-orang yang ada di sekitar tempat kejadian.

2. Susuri sungai

Pencarian bisa dilakukan mulai dari titik orang tersebut hilang dan tenggelam dengan menyusuri sungai menggunakan perahu serta pelampung bagi yang terjun ke sungai.

BACA JUGA : Kapal Angkut 10 Orang Tenggelam di Perairan Rua Ternate

3. Segera keluarkan dari air

Ilustrasi. Jika korban ditemukan, segera keluarkan korban dari air. (LifeofPix)
Jika korban telah ditemukan, segera keluarkan korban dari air.

4. Periksa pernapasan

Sebagaimana dilansir dari WebMd, Anda bisa memeriksa pernapasan korban dengan cara menempatkan telinga di sebelah mulut dan hidung korban. Cek apakah Anda merasakan udara di pipi, dan lihat apakah dadanya terlihat mengembang dan mengempis selayaknya orang bernapas.

Jika korban ditemukan tidak bernapas, periksa denyut nadi orang tersebut selama 10 detik.

5. Mulai CPR

Jika Anda tak merasakan denyut nadi, segera lakukan CPR atau resusitasi jantung paru.

Caranya, baringkan tubuh korban di atas permukaan yang keras dan datar. Lalu, posisikan diri Anda berlutut di samping leher dan bahu orang tersebut.

BACA JUGA : Felicity Ace, Kapal Pengangkut 4.000 Mobil Mewah Tenggelam Usai Alami Kebakaran

Selanjutnya, letakkan salah satu telapak tangan di bagian tengah dada korban, tepatnya di antara payudara. Posisikan telapak tangan lainnya di atas tangan pertama. Pastikan posisi siku lurus dan bahu berada tepat di atas tangan.

Lalu, berikan tekanan pada dada korban setidaknya 100-200 kali per menit dengan kecepatan 1-2 tekanan per detik.

Saat menekan, gunakan kekuatan tubuh bagian atas dan jangan hanya mengandalkan kekuatan lengan.

6. Segera bawa ke rumah sakit

Setelah melakukan CPR untuk pertolongan pertama, sebaiknya Anda segera meminta bantuan medis dan membawa korban ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.(lal)