Kamis, Juli 7, 2022
BerandaInternationalRusia Laporkan Lonjakan Varian Omicron, Tembus 57 Ribu Kasus Sehari

Rusia Laporkan Lonjakan Varian Omicron, Tembus 57 Ribu Kasus Sehari

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemerintah Rusia pada hari Sabtu (22/1/2022) melaporkan rekor jumlah kasus harian infeksi virus Corona, setelah Kremlin memperingatkan soal lonjakan kasus yang didorong oleh varian Omicron.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (22/1/2022), sebuah portal online yang didedikasikan untuk wabah virus Corona mencatat 57.212 kasus harian baru. Angka ini melewati rekor sebelumnya sebanyak 49.513 kasus harian pada Jumat (21/1).

BACA JUGA: Langka! Kapal Selam Rusia Tabrak Kapal Perang Inggris di Atlantik

Menyusul lockdown nasional yang ketat tetapi singkat pada awal pandemi, Rusia telah menahan diri untuk tidak menerapkan pembatasan lebih lanjut dengan harapan untuk melindungi perekonomiannya.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa negara itu perlu bersiap untuk lonjakan kasus yang dipicu oleh varian Omicron yang sangat menular. Dia menyerukan lebih banyak pengujian dan vaksinasi.

BACA JUGA: Konfercab NU Kota Malang Dinilai Bakal Aklamasi, Gus Is Ketua PCNU 2022-2027

Di ibu kota Rusia, Moskow – pusat penyebaran virus di Rusia – ada rekor 16.094 kasus baru dalam sehari.

Diketahui bahwa beberapa vaksin COVID-19 yang dikembangkan di Rusia telah tersedia secara bebas selama berbulan-bulan, tetapi masih hanya sekitar setengah dari penduduk negara tersebut yang sepenuhnya diinokulasi karena skeptisisme vaksin yang meluas.

BACA JUGA: Waduh Gawat! Eropa Bakal Dirudal Nuklir Rusia

Putin sebelumnya mengatakan vaksin Sputnik V buatan Rusia bisa “lebih efektif” daripada vaksin yang dikembangkan negara-negara Barat.

Angka resmi pemerintah Rusia menunjukkan 325.433 kematian akibat COVID-19 sejak awal pandemi, jumlah kematian tertinggi di Eropa.

BACA JUGA: Rahasia di Balik Penampilan Nia Ramadhani yang Selalu Modis di Sidang

Angka-angka itu bertentangan dengan badan statistik negara Rosstat, yang menghitung kematian akibat COVID-19 di bawah definisi yang lebih luas. Dan menyebutkan kematian sekitar dua kali lipat dari angka resmi.

Dilansir dari detikcom, secara global, Rusia memiliki jumlah kematian COVID-19 tertinggi keempat. Menurut penghitungan AFP, setelah Amerika Serikat, Brasil, dan India.(eky)

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

4 Inovasi Pesawat Mewah untuk Penerbangan Masa Depan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Beberapa maskapai dan perusahaan di dunia memperkenalkan beragam desain pesawat terbaru mereka. Mulai dari bangku kapsul hingga desain mewah seperti...