Kamis, September 29, 2022
BerandaInternationalPasokan Aman, Malaysia Akan Ekspor Ayam Lagi Mulai Bulan September

Pasokan Aman, Malaysia Akan Ekspor Ayam Lagi Mulai Bulan September

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Malaysia akan menghentikan larangan ekspor ayam pada 31 Agustus 2022. Hal ini diungkapkan Menteri Pertanian dan Industri Makanan Malaysia Ronald Kiandee.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“(Larangan ekspor) akan berakhir pada 31 Agustus 2022,” kata Ronald dikutip dari Channel News Asia, Kamis (4/8/2022).

BACA JUGA: Tampilkan Iklan Rasis, Restoran Sushi Baru di Malaysia Dikritik Netizen!

Memang sebelumnya pemerintah Malaysia telah melarang ekspor hingga 3,6 juta ekor ayam. Hal ini dilakukan demi mengatasi pasokan dan harga ayam di Malaysia.

Lalu Singapura yang merupakan konsumen ayam Malaysia telah mengumumkan untuk membeli ayam di negara lain seperti Indonesia dan Thailand.

Kiande menyebut telah menggelontorkan US$ 247 juta untuk membantu para peternak ayam sejak 5 Februari lalu. Lalu memberikan subsidi RM 748 juta yang disetujui pada Juli lalu. Nah skema subsidi yang diberikan ini juga akan berakhir pada 31 Agustus.

Dengan dicabutnya larangan ekspor tersebut, maka ada kemungkinan Singapura akan kembali membeli ayam kampung hidup dan ayam hitam dari Malaysia.

Anggota parlemen Kluang Wong Shu Qi mengungkapkan kebijakan larangan ekspor ayam itu merupakan hal yang tidak tepat. Pasalnya larangan ini membuat Singapura mencari tempat lain untuk membeli ayam.

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Tarif 4 Jalan Tol Ini Bakal Naik, Ada Tangerang-Merak hingga Pandaan-Malang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak empat jalan tol kelolaan PT Astra Infrastruktur bakal naik tarifnya dalam waktu dekat. Sebanyak empat ruas jalan tol tersebut...

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Malaysia akan menghentikan larangan ekspor ayam pada 31 Agustus 2022. Hal ini diungkapkan Menteri Pertanian dan Industri Makanan Malaysia Ronald Kiandee.

"(Larangan ekspor) akan berakhir pada 31 Agustus 2022," kata Ronald dikutip dari Channel News Asia, Kamis (4/8/2022).

BACA JUGA: Tampilkan Iklan Rasis, Restoran Sushi Baru di Malaysia Dikritik Netizen!

Memang sebelumnya pemerintah Malaysia telah melarang ekspor hingga 3,6 juta ekor ayam. Hal ini dilakukan demi mengatasi pasokan dan harga ayam di Malaysia.

Lalu Singapura yang merupakan konsumen ayam Malaysia telah mengumumkan untuk membeli ayam di negara lain seperti Indonesia dan Thailand.

Kiande menyebut telah menggelontorkan US$ 247 juta untuk membantu para peternak ayam sejak 5 Februari lalu. Lalu memberikan subsidi RM 748 juta yang disetujui pada Juli lalu. Nah skema subsidi yang diberikan ini juga akan berakhir pada 31 Agustus.

Dengan dicabutnya larangan ekspor tersebut, maka ada kemungkinan Singapura akan kembali membeli ayam kampung hidup dan ayam hitam dari Malaysia.

Anggota parlemen Kluang Wong Shu Qi mengungkapkan kebijakan larangan ekspor ayam itu merupakan hal yang tidak tepat. Pasalnya larangan ini membuat Singapura mencari tempat lain untuk membeli ayam.

"Kita kehilangan pasar dan pelanggaan," jelas Wong dalam sidang parlemen.

Pernyataan itu diberikan ketika Kiandee melarang sementara ekspor untuk mengatasi pasokan bahan pangan di dalam negeri.

BACA JUGA: Mulai 1 Agustus, Indonesia Akan Kirim Lagi TKI ke Malaysia

Pada 1 Agustus pemerintah menginformasikan kepada anggota parlemen bahwa Malaysia saat ini sedang dalam kondisi kelebihan pasokan dan bisa mengekspor ke negara lain.

"Saat ini kami mampu memproduksi 106% kebutuhan ayam di dalam negeri. Artinya kita sudah mampu untuk melakukan ekspor lagi," jelas dia dikutip dari detikcom.(eky)