Selasa, September 27, 2022
BerandaInternationalHampir 30 Persen Ekspor Emas Brazil Ilegal

Hampir 30 Persen Ekspor Emas Brazil Ilegal

NUSADAILY.COM – BRASILIA – Sebuah laporan menunjukkan bahwa sekitar 28 persen dari ekspor emas Brazil pada 2019 dan 2020 kemungkinan berasal dari tambang ilegal.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Penduduk Asli Brazil Protes Jelang Vonis Penting Atas Tanah Leluhur

Temuan itu mengindikasikan meningkatnya tindak pemalsuan dokumen dan kurangnya penegakan hukum yang tegas.

Laporan dari jaksa federal dan Universitas Minas Gerais. Menemukan indikasi adanya pelanggaran hukum terkait ekspor 48,9 ton emas dalam periode dua tahun.

Penambang liar di Brazil sering mengekstraksi emas dari kawasan terlarang, seperti cagar alam yang dilindungi atau tanah adat.

Penambangan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan itu mendorong deforestasi di hutan hujan Amazon dan terbukti meracuni sungai dengan merkuri.

Laporan tersebut hanya memeriksa emas yang terdaftar di pemerintah federal terkait pembayaran pajak logam mulia. Referensi silang dilakukan dengan citra satelit di lokasi tambang yang dilaporkan.

Jumlah emas yang dilaporkan dari daerah tersebut melampaui kapasitas sumbernya, menurut laporan itu.

“Ada upaya untuk melakukan pencucian emas ini, untuk menyembunyikan asal usulnya. Namun lewat referensi silang dengan gambar, tidak mungkin emas ini berasal dari tempat yang dilaporkan,” kata Raoni Rajao, profesor manajemen lingkungan di Universitas Minas Gerais yang menjadi penulis laporan itu.

Untuk 6,3 ton emas, daerah yang dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai asal emas tidak menunjukkan bukti adanya penambangan lewat citra satelit.

Sisanya dilaporkan berasal dari tempat-tempat yang berbatasan dengan hutan lindung yang menunjukkan tanda-tanda telah dirusak oleh penambang.

Data pemerintah menunjukkan bahwa 111 ton emas diekspor pada 2020, lebih banyak dari total produksi 92 ton, yang menunjukkan sebagian di antaranya mungkin berasal dari sumber ilegal, kata laporan itu.

Kementerian Pertambangan dan Energi Brazil belum memberikan komentar.

BACA JUGA: Brazil Cetak Rekor Kasus Virus Corona dengan 115.228 Kasus Harian

Pada 2019 dan 2020, Kanada, Swiss, dan Inggris membeli 72 persen ekspor emas Brazil.(int2)

BERITA KHUSUS

Enam Poktan Tembakau Situbondo Dapat Bantuan Kendaraan Roda Tiga, Ini Daftarnya

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Enam kelompok tani (Poktan) tembakau di Kabupaten Situbondo bakal mendapat bantuan kendaraan roda tiga. Bantuan itu berasal dari Dinas Pertanian...

BERITA TERBARU

Polisi Akan Terbitkan BPKB Elektronik Mulai Tahun Ini, Lebih Simpel dan Mudah!

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerbitkan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) elektronik. Saat ini, pihak Direktorat Registrasi dan Identifikasi...

NUSADAILY.COM - BRASILIA - Sebuah laporan menunjukkan bahwa sekitar 28 persen dari ekspor emas Brazil pada 2019 dan 2020 kemungkinan berasal dari tambang ilegal.

BACA JUGA: Penduduk Asli Brazil Protes Jelang Vonis Penting Atas Tanah Leluhur

Temuan itu mengindikasikan meningkatnya tindak pemalsuan dokumen dan kurangnya penegakan hukum yang tegas.

Laporan dari jaksa federal dan Universitas Minas Gerais. Menemukan indikasi adanya pelanggaran hukum terkait ekspor 48,9 ton emas dalam periode dua tahun.

Penambang liar di Brazil sering mengekstraksi emas dari kawasan terlarang, seperti cagar alam yang dilindungi atau tanah adat.

Penambangan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan itu mendorong deforestasi di hutan hujan Amazon dan terbukti meracuni sungai dengan merkuri.

Laporan tersebut hanya memeriksa emas yang terdaftar di pemerintah federal terkait pembayaran pajak logam mulia. Referensi silang dilakukan dengan citra satelit di lokasi tambang yang dilaporkan.

Jumlah emas yang dilaporkan dari daerah tersebut melampaui kapasitas sumbernya, menurut laporan itu.

"Ada upaya untuk melakukan pencucian emas ini, untuk menyembunyikan asal usulnya. Namun lewat referensi silang dengan gambar, tidak mungkin emas ini berasal dari tempat yang dilaporkan," kata Raoni Rajao, profesor manajemen lingkungan di Universitas Minas Gerais yang menjadi penulis laporan itu.

Untuk 6,3 ton emas, daerah yang dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai asal emas tidak menunjukkan bukti adanya penambangan lewat citra satelit.

Sisanya dilaporkan berasal dari tempat-tempat yang berbatasan dengan hutan lindung yang menunjukkan tanda-tanda telah dirusak oleh penambang.

Data pemerintah menunjukkan bahwa 111 ton emas diekspor pada 2020, lebih banyak dari total produksi 92 ton, yang menunjukkan sebagian di antaranya mungkin berasal dari sumber ilegal, kata laporan itu.

Kementerian Pertambangan dan Energi Brazil belum memberikan komentar.

BACA JUGA: Brazil Cetak Rekor Kasus Virus Corona dengan 115.228 Kasus Harian

Pada 2019 dan 2020, Kanada, Swiss, dan Inggris membeli 72 persen ekspor emas Brazil.(int2)