Kamis, Mei 26, 2022
BerandaInternationalGegara Flu Burung, Prancis Musnahkan 1 Juta Ekor Unggas

Gegara Flu Burung, Prancis Musnahkan 1 Juta Ekor Unggas

NUSADAILY.COM – PARIS – Pemerintah Prancis mengatakan akan memusnahkan lebih dari 1 juta ekor unggas dalam beberapa pekan ke depan, untuk memerangi lonjakan wabah flu burung di peternakan-peternakan setempat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : China Temukan Lagi Kasus Flu Burung H5N6 pada Manusia

Seperti dilansir AFP, Jumat (21/1/2022), semua bebek, ayam dan kalkun yang ada di 226 wilayah di Landes, Gers dan Pyrenees Antlantiques harus dimusnahkan. Totalnya ada 1,3 juta unggas yang akan dimusnahkan oleh otoritas Prancis.

“Kita membutuhkan waktu sekitar tiga pekan untuk membersihkan seluruh area,” demikian pernyataan Kementerian Pertanian Prancis.

BACA JUGA : Flu Burung Menyebar Ke Polandia

Dengan memusnahkan populasi unggas yang menjadi tempat virus menyebar, otoritas setempat berharap mempersingkat wabah dan mencegahnya menyebar ke wilayah-wilayah lainnya yang menjadi lokasi peternakan unggas.

Lebih dari 1 juta burung telah dimusnahkan dalam upaya meredam wabah flu burung yang mulai muncul akhir November lalu. Para peternak di kawasan tersebut, yang terkenal dengan foie gras liver pate yang menguntungkan namun kontroversial, mendapatkan kompensasi untuk unggas mereka yang dimusnahkan.

BACA JUGA : Cegah Flu Burung Meluas, Jerman Musnahkan 62.000

Kementerian Pertanian berencana melibatkan rumah penjagalan hewan dan mengerahkan sejumlah besar pekerja, termasuk mahasiswa kedokteran hewan, untuk mempercepat proses pemusnahan.

Jenis Flu Burung

Sejumlah negara Eropa tengah menghadapi jenis flu burung yang sangat menular, H5N1, setahun setelah virus serupa memusnahkan banyak ternak.

BACA JUGA : Denmark Musnahkan 25.000 Ekor Ayam Usai Temuan Flu Burung

Empat wabah flu burung melanda Prancis dan terutama di wilayah barat daya negara itu sejak tahun 2015. Dengan 3,5 juta unggas telah dimusnahkan pada musim dingin lalu.

Dicetuskan peternak bebek, Herve Dupouy, yang juga ketua serikat peternak hewan di Landes bahwa langkah-langkah seperti karantina saat terjadi kontak potensial dengan burung liar yang bermigrasi, dan mengurangi kepadatan peternakan bebek ‘diperlukan, namun belum cukup’.

BACA JUGA : Bikin Tercengang, Begini Kabar Rumah Tangga Krisdayanti dan Raul Lemos

“Kami putus asa, moral peternak buruk. Bagaimana kami bisa menatap masa depan dari situasi yang kami alami, dengan hewan-hewan mati di peternakan kami?” ujarnya.(ros)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Bamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Al Muttaqien Care yang telah mempermudah pendataan dan verifikasi 10 juta UMKM...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily