Sup Kepala Ikan Manyung, Segar, Gurih Penambah Stamina

  • Whatsapp
kuliner khas pesisir pantura
Sup Kepala Ikan Manyung kuliner khas pesisir pantura.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PEMALANG – Berkunjung ke Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tak lengkap jika tidak mecicipi kuliner khas pesisir pantura salah satunya adalah sup kepala ikan manyung. Ikan Manyung atau biasa disebut warga setempat dengan Ikan Kongkong merupakan jenis ikan laut yang banyak ditangkap oleh nelayan pesisir, memiliki patil mirip seperti Ikan Lele.

BACA JUGA: Nikmatnya Palapa Sampan, Kuliner Khas Nelayan Banyuwangi

"
"

Baca Juga

"
"

Selain rasanya yang gurih dan juga segar karena dimasak dengan rempah-rempah, kuliner khas pantura ini juga menambah stamina.

kuliner khas pesisir pantura

Untuk memasak kepala ikan mayung tidak sulit, hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 30 menit. Untuk menghilangkan bau amis dan rasanya lebih nikmat, kepala ikan kongkong direbus bersama dengan jahe, bawang putih, dan jeruk nipis.

Setelah setengah matang kemudian kepala ikan manyung dipisahkan dengan air rebusan, dan dimasak lagi menggunakan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan. Di antaranya bawang putih, kemiri, cabai, asam jawa, merica, jahe, lengkuas serta kunyit.

Sebelumnya, bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tersebut ditumis sampai berwarna agak kecoklatan, kemudian tambahkan air, aduk hingga rata, tak lupa kepala ikan manyung dimasukkan ke dalam air rebusan. Tunggu hingga beberapa menit sambil diaduk hingga mendidih.

Untuk penyajian akhir, tambahkan irisan daun bawang, tomat, dan kecap. Agar lebih nikmat jangan lupa tambahkan juga sambal terasi dan lalapan.

pesisir pantura

Salah satu warung yang menyajikan menu khas jalur pantura Pemalang ini adalah warung milik ibu Turahmi, yang berlokasi di Desa Amboweta, Kecamatan Ulujami.

Harga

Harganya kuliner ini terbilang cukup terjangkau, hanya Rp 40 ribu per porsi, lengkap dengan lalapan dan sambal serta minuman teh hangat atau es teh juga jeruk. Warung sederhana di tepi jalur Pantura ini , tak pernah sepi pengunjung, bahkan kadang harus pesan sebelum datang ke warung agar tidak kehabisan. Sangat cocok sekali disantap dengan nasi putih hangat, sambal dan lalapan.

“Saya sudah berjualan sup ikan kepala kongkong sekitar 10 tahun. Hari biasa habisnya sekitar 20 kg/hari, tapi kalau pas ramai ya bisa sampai 30 kg/hari, tergantung pasokan dari nelayan,” kata Turahmi dikutip nusadaily.com dari puskapik.com, Rabu, 12 Agustus 2020.

Sejumlah konsumen mengaku puas dengan kuliner Sup kepala ikan manyung ini.

“Rasanya enak, gurih, ya rempah-rempahnya juga banyak, yang bumbunya kerasa banget,” ujar Erika salah satu pembeli.

pelanggan kuliner pantura

“Saya kalu dari Semarang selalu mampir, Insha Allah kalau ada kesempata, baik sendiri dengan keluarga, teman, rekan. Saya ajak ke sini, karena saya rasa enak,” ungkap Nur Khasan pembeli lain.

“Saya hampir satu bulan dua kali ke sini,” lanjutnya.

Pelanggan dari luar daerah seperti Pekalongan, Semarang,  Jakarta bahkan dari luar Jawa yang sekadar lewat atau sengaja datang ke Warung ibu Turahmi di jalur pantura ini khusus untuk mecicipi sup kepaka ikan manyung ini.

Nah, jika anda berminat mencicipi kuliner khas pesisir ini, datang saja langsung ke warung Ibu Turahmi di Jalur pantura Pemalang, Jawa Tengah. (ark)

Post Terkait

banner 468x60