Nikmatnya Palapa Sampan, Kuliner Khas Nelayan Banyuwangi

  • Whatsapp
بالابا سامبان
Palapa Sampan, Kuliner Khas Nelayan Banyuwangi. (ozi/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Banyuwangi tak hanya dikenal dengan aneka ragam adat budaya dan destinasi wisatanya. Kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini, juga dikenal memiliki ragam kuliner yang sedap di lidah.

Bahkan, kuliner di Banyuwangi memiliki khas dan keunikan tersendiri. Seperti kuliner unik yang biasa disantap oleh nelayan saat melaut. 

Baca Juga

‘Palapa Sampan’ namanya. Jenis olahan ikan dengan bumbu yang kental tersebut tergolong baru bagi warga Banyuwangi. Namun bagi warga Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, masakan ini menjadi menu utama saat pergi melaut.

BACA JUGA: Aceh Punya Memek Paling Enak, Mau Coba?

Maklum saja, daerah paling Timur kota Banyuwangi ini kebanyakan adalah nelayan yang mencari ikan di Selat Bali dan perairan sekitarnya. 

“Ini memang masakan khas nelayan Banyuwangi. Kita hanya membawa bumbu dan masaknya diatas sampan. Sementara bahan ikan ya saat dapat memancing atau menjaring dilautan,” ujar Bunawi (60) salah satu nelayan Kampung Mandar, Senin 27 Juli 2020. 

Menurut Bunawi, nelayan di Banyuwangi saat melaut bisa sampai berhari-hari. Oleh karena itu, mereka hanya membawa nasi dan bumbu. Sementara ikan, diambil dari sebagian hasil tangkapan. 

Bumbu yang dibutuhkan pun tak jauh berbeda dengan olahan ikan pada umumnya. Yakni, jahe, bawang merah, bawang putih, cabe besar dan kecil serta daun jeruk. “Ada penyedap rasa, garam dan gula sedikit,” tambahnya. 

Bumbu untuk masakan palapa sampan ini harus banyak. Bumbu yang sudah dihaluskan kemudian di sangrai sampai harum kemudian ditambah air. Baru setelah itu, ikan yang sudah dipotong dimasukkan ke dalam bumbu. 

BACA JUGA: Bajingan, Makanan Merakyat dari Pelosok Borobudur

“Kuahnya jangan sampai banyak. Dibuat kental dan warna merah dari bumbu cabe dan bawang merah itu. Masakan ini segar tidak menggunakan santan,” tambahnya. 

Kuliner khas nelayan Banyuwangi ini, kata Bunawi, rupanya tengah naik daun dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner. Selain memiliki cita rasa pedas khas kuliner Banyuwangi, olahan ‘palapa sampan’ juga berbahan baku ikan segar.

“Per hari bisa sampai 15 porsi lebih. Beda dengan ikan bakar yang sudah umum. Sementara untuk sajian ini bisa dinikmati bermacam ikan. Ikan apa saja bisa dibuat bahan makanan ini. Mulai putihan, kelang, hingga kerapu,” tambahnya. 

Bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati sensasi ‘palapa sampan’, bisa berkunjung ke Pondok Trawang yang berada di Kampung Mandar Banyuwangi Kota. Selain palapa sampan, makanan pendamping lainnya seperti ikan bakar, juga tersedia di tempat ini. 

“Di sini sudah kita siapkan bilik-bilik transparan untuk para pengunjung. Bilik ini sebagai tempat makan steril yang juga sebagai penerapan protokol kesehatan antisipasi COVID-19,” imbuhnya. 

BACA JUGA: Terinspirasi Restoran Rumah Kaca Belanda, Banyuwangi Bikin Bilik Kuliner Steril

Alfian, salah satu pengunjung mengaku takjub dengan kuliner palapa sampan. Sebagai pecinta kuliner seafood, ia mengaku baru pertama kali menikmati kuliner khas para nelayan Banyuwangi ini. 

“Katanya sih makanan khas nelayan. Enak banget tidak pakai santan dan segar. Makanan ini rekomended banget,” tutupnya. (ozi/lna)

Post Terkait

banner 468x60