Sabtu, Januari 22, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaFoodBerawal Beli Ayam Bakar Rp1 Juta, Pemilik Restoran Tak Terima Pilih Jalur...

Berawal Beli Ayam Bakar Rp1 Juta, Pemilik Restoran Tak Terima Pilih Jalur Hukum

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Liburan bersama teman di tempat wisata Situ Cileunca, Pangalengan, Jawa Barat, sekelompok orang ini mengalami getok harga saat makan di warung. Makan ayam bakar sampai habis Rp 1 juta.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Lewat unggahan di Facebook, seorang pria bernama Rudiman membagikan pengalaman tak mengenakkan saat liburan bersama teman-temannya ke tempat wisata Situ Cileunca, Pangalengan, Jawa Barat.

BACA JUGA: Harga Telur Ayam Naik, Mentan: Masih Wajar

Saat itu mereka mampir ke sebuah warung makan dan memesan beberapa menu. Mereka memesan 11 porsi ayam bakar dan goreng yang totalnya menjadi Rp 440.000.

Kemudian ada 3 karedok seharga Rp 75.000, 30 tahu dan tempe seharga Rp 60.000. 1/2 jengkol seharga Rp 50.000, 6 ikan asin Rp 90.000, 5 kelapa Rp 125.000 dan menyewa 3 tikar seharga Rp 75.000.

Total yang dikeluarkan untuk pesanan tersebut adalah sekitar Rp 915.000. Momen tersebut juga dibagikan lewat channel YouTube Mang Dragon TV (09/01/21). Videonya viral dan ramai ditanggapi netizen, setelah dibagikan ulang oleh akun Instagram @wisatapangalengan (10/01/21).

Banyak netizen yang menilai bahwa harga untuk satu porsi makanan dan minumannya tidak wajar. Seperti pada harga ayam bakar dan ayam goreng yang seporsinya dibanderol Rp 40.000.

BACA JUGA: Di Kediri Ada Soto Ayam Seharga Uang Parkir 1 Mangkok Lo

Selain itu, juga untuk kelapa yang dibanderol Rp 25.000 per batoknya dan ikan asin yang dibanderol dengan harga Rp 15.000 per ekornya.

“Edaan kelapa 5 Rp 125 ibu, di rumah saya mah gocengan,” tulis netizen.

“Ini sih parah ikan asin harganya segitu,” tulis netizen lainnya.

BACA JUGA: Jangan Cuci Ayam Mentah Sebelum Dimasak, Ini Sebabnya

Menanggapi kejadian tersebut, pemilik restoran memberikan klarifikasinya melalui unggahan di Facebook Abahnazeni yang dibagikan di Grup Pangalengan Lembur Kuring.

Disebutkan bahwa wisatawan tersebut tidak memesan makanan dari warung makannya langsung, melainkan melalui calo yang memang cukup banyak di tempat wisata Situ Cileunca.

BACA JUGA: Aksi Nekat Peternak Ayam di Blitar Berbuah Diundang Jokowi ke Jakarta

“Kang Arip ini beli dari penjual jasa/calo. Kita buka ya hara standar jajanan warung nasi yang ada di Situ Cileunca. Untuk harga makanan Rp 25.000 per porsi,” ujarnya.

Harga itu bahkan untuk menu daging, tahu, tempe, lalapan, sambal dan kerupuk. Lebih lanjut, Abahnazeni juga menjelaskan bahwa harga kelapa sebenarnya adalah Rp 15.000 per batoknya.

Dilansir dari detikcom (11/01/21) pemilik restoran tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi wisatawan untuk memberi klarifikasi secara langsung.

“Dari pihak pembeli makanan yang bernama Arif gak mau datang ke sini, dan kita mau datangi pun dia gak mau kasih alamat,” ujarnya.

BACA JUGA: Siti Badriah Bagikan Potret Hasil USG Baby Fruity

Sebab itulah Abahnazeni memutuskan mengambil jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab menurutnya, masalah ini bukan salah dari warung makan, melainkan si wisatawan yang memesan makanan melalui calo.

“Saya sudah ngadain pengacara, untuk kesalah pahaman ini dan dari pihak wisata mau bawa ini ke jalur hukum,” tutupnya.(eky)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily