Pemkab Jember Resmi Buka Pendaftaran Seleksi Lowongan 4.305 ASN

  • Whatsapp
asn jember
Jadwal seleksi CPNS dan PPPK Jember tahun 2021. (nusadaily.com/Diskominfo Jember)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bakal merekrut 4.035 aparatur sipil negara (ASN) dengan formasi yang terbagi atas 634 pegawai negeri sipil (PNS) dan 3.671 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sejak Rabu, 30 Juni 2021, mulai resmi dibuka pendaftaran bagi siapapun yang berminat mengikuti seleksi lowongan ribuan pos pegawai pelat merah tersebut. Tenggat waktunya berlangsung selama 3 pekan atau berakhir pada tanggal 21 Juli 2021.

Baca Juga

Bupati Jember, Hendy Siswanto menyampaikan idealnya kebutuhan ASN baru sekitar 8.000 orang, karena dua tahun berturut-turut tiada perekrutan untuk regenerasi pegawai.

BACA JUGA: Sentilan Bupati Jember untuk Pejabat yang Kerjanya Masih Lambat

“Kalau dapat jatah begini kami bahagia. Mudah-mudahan tahun depan, ada 4.000 lagi,” kata Hendy menanggapi keputusan pemerintah pusat memperkenan Pemkab Jember kembali merekrut ASN setelah sebelumnya sempat dilarang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Jember Sukowinarno menjelaskan, lama pendaftaran ASN kali ini telah menyesuaikan dengan jadwal yang berlaku secara nasional untuk seleksi calon pegawai pemerintah daerah tingkat kabupaten.

“Pendaftaran dibuka per tanggal 30 Juni sampai dengan tanggal 21 Juli,” terangnya ke media untuk tujuan mengumumkan pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK kepada masyarakat umum.

Menurut Suko, mekanisme yang berlaku untuk pendaftar adalah mengisi seluruh form berikut syarat ketentuannya ke dalam situs resmi, yakni web bkd.jemberkab.go.id milik Pemkab Jember.

BACA JUGA: Wajib Tahu, 25 Langkah Pemkab Jember Hadapi Lonjakan Wabah COVID-19

“Bagi masyarakat bisa langsung mendaftar mulai hari ini dan semua dilakukan pendaftaran secara online. Bisa langsung saja akses di web kita dan sudah lengkap semua,” urainya.

Sedangkan, pada saat pendaftar mengikuti tes yang dijadwalkan pada tanggal 25 Agustus 2021 harus hadir langsung. Tentunya, peserta adalah mereka yang lolos memenuhi syarat administrasi. “Tes offline,” sambung Suko.

Sementara ini, BKPSDM mempersiapkan lokasi maupun perlengkapan yang dibutuhkan untuk keperluan pelaksanaan tes. Semuanya harus disesuaikan dengan ketentuan dalam protokol kesehatan (Prokes).

“Kan masih ada satu bulan lebih waktunya. Jadi, kita siapkan semua mulai sarana prasarana, kesiapan penerimaan, lokasi dan hal-hal lain soal Prokesnya,” tuturnya. (sut/adv)