DPRD Sidoarjo Minta Pemda Cermat Penganggaran Pegawai

  • Whatsapp
anggaran sidoarjo
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Belanja pegawai Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 tidak sepenuhnya terserap secara maksimal. Pasalnya masih menyisakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) yang cukup tinggi.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo meminta Pemerintah Kabupaten Sidaorjo lebih cermat dalam menghitung anggaran belanja pegawai, hal ini juga untuk efektivitas penggunaan anggaran di Kota Delta.

Baca Juga

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Usman, M. Kes mengatakan, dalam APBD Tahun anggaran 2020, anggaran belanja pegawai belum sepenuhnya terserap. Ia meminta eksekutif lebih cermat lagi dalam menghitung kebutuhan anggaran belanja pegawai.

BACA JUGA: Pemkab Sidoarjo Bentuk FPRB Kurangi Minimalisir Risiko Bencana

“Karena anggaran belanja atau gaji pegawai ini kan penggunaannya sudah pasti, sehingga saat menganggarkan harus sesaui, termasuk dalam menghitung pegawai yang sudah masuk masa pensiun,” kata H. Usman Ketua DPRD Sidoarjo kepada Nusadaily.com, Rabu (30/6/2021).

Senada juga disampaikan Warih Andono, Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo menilai anggaran belanja pegawai yang mencapai Rp 1,49 Triliun dalam APBD 2020 rata-rata serapannya hanya dikisaran 70 sampai 80 persen.

“Karena disaat menganggarkan, TAPD menghitungnya secara global, belum dihitung dengan pegawai yang masuk masa pensiun. Makanya saya minta eksekutif lebih teliti lagi dalam menghitung kebutuhan anggaran,” ungkapnya.

Sementara, Bangun Winarso anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo, menjelaskan salah satu sebab tidak terserapnya semua belanja pegawai adalah terkait kecermatan perhitungan penganggaran.

BACA JUGA: Bupati Sidoarjo Tidak Beri Sanksi Perangkat Desa dan PNS yang Ikut Bimtek di Jogja

“Data yang pensiun tahun 2020 masih ikut terhitung. Padahal kami sudah mengimbau agar lebih cermat,” imbuhnya.

Di samping soal anggaran belanja pegawai, Bangun Winarso yang duduk di Komisi D DPRD Sidoarjo berharap pemerintah Kabupaten Sidoarjo lebih teliti dalam menyusun anggaran di APBD 2022, sehingga setiap anggaran yang masuk dalam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat direalisasikan sesuai dengan target.

“Kami berharap pemda serius dalam menyusun anggaran, karena ini masyarakat sudah menunggu sentuhan pembangunan yang lebih merata. Kalau masih jadi Silpa kan eman, masyarakat yang rugi,” pungkasnya. (ful/lna/adv)