Berprestasi, Dispendukcapil Magetan Jadi Jujugan Studi Banding Kota Lain

  • Whatsapp
dispendukcapil magetan
Dispendukcapil magetan menerima Kunjungan dan study Dukcapil Sidoarjo. (isrtimewa)
banner 468x60

MAGETAN – Dispendukcapil Magetan sedikitnya sudah menerima 25 lebih kunjungan studi banding dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Atas prestasi yang telah diraih mulai dari pertama kali, yakni sebagai dinas layanan publik yang mengoperasikan Ajungan Dukcapil Mandiri (ADM), keberhasilan raih Zona Integritas (ZI) hingga ubah laku kerumunan antrean protokol kesehatan saat pandemi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Magetan, Drs. Hermawan M.S,i, Selasa 27 Oktober 2020, mengatakan, terhitung sejak awal tahun sudah ada sebanyak 25 lebih Kabupaten/Kota baik di Jawa Timur maupun Jawa Tengah yang menggelar studi banding ke Dinasanya.

Baca Juga

”Hari ini ada dua Kabupaten yang ingin belajar mengoprasikan Ajungan Dukcapil Mandiri atau ADM, sistem online dan mengurai kerumunan antrian yang berjubel, menjadi sumber penularan Covid-19, seperti yang saya sampaikan sebelumnya,” paparnya.

BACA JUGA: Mudahkan Pemohon Adminduk, Dispendukcapil Magetan Buka Layanan di 18 Kecamatan

Seperti diketahui Magetan menjadi Kabupaten yang pertama kali memiliki mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pertama kali di Indonesia, dan sempat dikujungi oleh Mendagri Tito Karnavian akhir tahun lalu. Mendagri melihat langsung pencetakan adminduk seperti KTP KK pada mesin ajungan tersebut di mall layanan publik pasar baru kota Magetan.

“Mereka ingin belajar mengoprasikan mesin tersebut, hingga menayakan bagaiama cara pengadaan bagi daerah yang belum miliki mesin ADM. Selain itu, mengolela sistem online yang diterapkan dalam pelayanan,” terang Hermawan.

Ditambah pandemi saat ini, lanjutnya, rawan terjadinya penularan covid 19 akibat antrean pemohon yang di daerah lain masih menjadi persoalan yang belum dapat mereka urai, masih berjubel.

“Dengan memaksimalkan layanan pada Kecamatan masing-masing yang sejak dahulu Dispenduk Magetan terapkan, antrean dapat diurai. Dan mereka mengaku sangat terkesan dan segera akan menerapkan apa yang akan diterapkan di Magetan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ribuan Warga Magetan Urus Adminduk Via Online, Ini Alurnya

”Alhamdulillah, bangga bisa menjadi pelopor dan barometer daerah lain dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid 19 di Indonesia, ini juga tak lepas dari kerja keras dan peran serta tim dispendukcapil Magetan,” ungkapnya.

Ia berharap bisa segera menyempurnakan sistem online saat ini. “Insyaallah dalam waktu dekat akan kita launching sistem online ini. Setelah bimtek petugas selesai. Agar masyarakat urus adminduk mudah, cepat,” pungkasnya. (dukcapilmagetan/nto/lna)

Post Terkait

banner 468x60