Telaga Sarangan Sepi Wisatawan, Padahal Libur Panjang

  • Whatsapp
telaga sarangan sepi wisatawan
Telaga Sarangan yang indah, namun sepi wisatawan di musim libur panjang, Rabu (28/10/2020). Foto: Riyanto/nusadaily.com
banner 468x60

MAGETAN – Telaga Sarangan di Magetan Jawa Timur, hari pertama libur panjang dan cuti bersama, masih sepi wisatawan. Belum terlihat peningkatan signifikan jumlah wisatawan, Rabu (28/10/2020).

Baca Juga

BACA JUGA: Hotel Sarangan Berumur Ratusan Tahun Dijual Rp 22 Miliar – Imperiumdaily.com

BACA JUGA: Asal Usul Telaga Sarangan Magetan Konon Berawal dari Telur Misterius

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Joko Trihono, kepada nusadaily.com. Bahwa tingkat kujungan masih standar, belum ada lonjakan pada hari pertama libur panjang dan cuti bersama hari ini Rabu (28/10/2020).

”Standar seperti hari hari biasa, paling hanya beberapa persen saja, sebab masih awal liburan. Lonjakan kunjungan kami prediksi nanti pada hari Jumat, Sabtu – Minggu, baru meningkat,” ucap Joko soal Telaga Sarangan sepi wisatawan.

Pihaknya mengaku akan membatasi jumlah wisatawan hanya 50 persen dari kapasitas. Ini juga diberlakukan terhadap lokasi wisata swasta yang dikelola baik desa maupun perseorangan. Agar tidak terjadi penumpukan yang menimbulkan kerumunan.

” Pandemi saat ini kami membatasi jumlah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas bagi seluruh lokasi wisata. Baik Sarangan maupun lokasi lokasi wisata lainnya. Baik yang dikelola perseorangan maupun desa,” ungkapnya.

Bagi pengunjung, lanjutnya, sebelum masuk lokasi wisata wajib dilakukan pemeriksaan. Seperti suhu tubuh, pemakaian masker hingga wajib menjaga kebersihan. Cuci tangan pakai sabun pada tempat tempat yang telah disediakan di lokasi wisata. Selain itu, akan terus diingatkan kepada para pengunjung untuk menaati protokol kesehatan.

”Diinformasikan kementerian perhubungan dan kesehatan, bahwa meski libur panjang tahun ini, jumlah wisatawan tidak akan sampai membludak seperti hari hari biasa. Karena masyarakat masih merasa takut terpapar COVID-19 di lokasi wisata,” terangnya.

Namun bila memang terjadi lonjakan jumlah wisatawan, pihaknya mengaku sudah menyiapkan cara. Untuk antisipasi terjadinya tumpukan dan kerumunan orang.(nto/cak)

Post Terkait

banner 468x60