Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaSportObor Olimpiade tiba di China jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Obor Olimpiade tiba di China jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Obor Olimpiade tiba di China pada Rabu pagi untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, setelah upacara penyalaan api di Athena yang dibayangi oleh protes atas catatan hak asasi manusia China.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Api itu diperkirakan akan dipamerkan pada upacara di Menara Olimpiade Beijing sebelum kirab obor dilakukan, menurut Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Baca Juga: IOC: Komite Olimpiade China Tawarkan Vaksin untuk Tokyo 2020

Dikutip dari AFP, sekitar 2.900 atlet, yang mewakili sekira 85 Komite Olimpiade Nasional. Akan bertanding di Olimpiade Musim Dingin yang akan berlangsung 4 hingga 20 Februari 2022.

Api dinyalakan di Athena pada Senin dan pada hari berikutnya diserahkan kepada penyelenggara Olimpiade Beijing. Namun upacara penyalaan api diwarnai oleh aksi protes para aktivis.

Baca Juga: China Pertimbangkan Wakil Perdana Menteri Hadiri Pembukaan Olimpiade

Para pengunjuk rasa mendesak IOC untuk menunda Olimpiade, dengan alasan bahwa China melakukan “genosida” terhadap Uyghur dan Tibet.

Selama upacara penyalaan api di Olympia berlangsung pada, Senin. Para aktivis membentangkan bendera Tibet dan juga spanduk bertuliskan “tidak ada genosida” di Olimpiade. Protes serupajuga diadakan di Acropolis di Athena pada Minggu.

Baca Juga: China Dominasi Medali Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo

Pegiat hak asasi manusia menilai pemerintah pusat China mempraktikkan penindasan agama, penyiksaan, sterilisasi paksa dan erosi budaya melalui pendidikan ulang paksa.

Para pegiat percaya bahwa setidaknya satu juta orang Uyghur dan yang berbahasa Turki lainnya. Sebagian besar minoritas Muslim telah dipenjara di kamp-kamp di Xinjiang.

Baca Juga: Bos Wuling Kagumi Karakter Greysia Meski Kalahkan China di Olimpiade

Setelah awalnya menyangkal keberadaan kamp Xinjiang, China kemudian mengatakan bahwa kamp tersebut adalah pusat pelatihan kejuruan yang bertujuan untuk mengurangi daya tarik ekstremisme Islam.

Ada juga seruan bagi para atlet dan juga pemerintah untuk memboikot Olimpiade.

Baca Juga: China Diperkirakan Kembali Cetak Rekor Pengiriman Atlet ke Olimpiade

Ketua IOC Thomas Bach menolak pembicaraan tentang potensi boikot, mengklaim netralitas politik Komite Olimpiade Internasional.(nd3)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily