Waduh! Antam Kalah di Pengadilan, Harus Bayar 1,1 Ton Emas ke Warga Surabaya

  • Whatsapp
Antam
Foto: Dok. Antam
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Antam dijatuhi hukuman membayar kerugian senilai Rp 817,4 miliar atau setara 1,1 ton emas kepada Budi Said. Hal itu diputuskan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yang mengabulkan gugatan Budi Said terhadap PT Aneka Tambang (Antam) Persero Tbk.

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), gugatan dengan nomor perkara 158/Pdt.G/2020/PN Sby diajukan pada 7 Februari 2020. Pembacaan putusan dilakukan pada 13 Januari 2021.

Baca Juga

BACA JUGA: Harga Emas Jatuh Lebih dari Satu Persen, Tertekan Penguatan “Greenback” – Nusadaily.com

“Sehubungan dengan putusan Pengadilan Negeri Surabaya terhadap kasus gugatan Budi Said terkait pembelian emas di butik Surabaya pada 13 Januari 2021, ANTAM melalui kuasa hukum akan menempuh upaya hukum dengan mengajukan banding,” kata SVP Corporate Secretary Kunto Hendrapawoko, dikutip Nusadaily.com dari detik.com, Minggu (17/1/2021).

BACA JUGA: Antisipasi Tindak Kriminal, Polsek Banjarejo Blora Patroli Toko Emas – Javasatu.com

Berdasarkan petitum, Budi Said meminta PN Surabaya mengabulkan gugatannya, yakni Antam harus membayar kerugian kepada penggugat sebesar Rp 817.465.600.000, sebagai nilai kerugian setara dengan nilai harga emas batangan Antam Lokasi Butik Emas LM-Surabaya Pemuda seberat 1.136 kilogram atau setara 1,136 ton.

Lebih lanjut, nantinya nilai ganti rugi tersebut disesuaikan lagi dengan fluktuasi nilai emas dari pengumuman website resmi Antam (incasu Tergugat I). Melalui situs www.logammulia.com pada saat Tergugat I seketika dan sekaligus membayar seluruh kerugian yang diderita oleh Penggugat.

BACA JUGA: Harga Emas Anjlok 78 Dolar Pada Akhir Perdagangan – Imperiumdaily.com

Budi Said juga meminta Antam membayar kerugian immateriil sebesar Rp 500 miliar secara seketika dan sekaligus sejak perkara a quo memiliki putusan berkekuatan hukum tetap.

Budi Said juga meminta Antam membayar uang paksa (dwangsom) senilai Rp 100 juta untuk setiap hari keterlambatan Antam memenuhi pembayaran ganti rugi menurut isi putusan dalam perkara ini.(ima)