Tak Punya HP, Siswa SD Madiun Tidak Bisa Belajar

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Madiun – Keterbatasan ekonomi membuat Wahyu Agus Nurtino, salah satu siswa kelas 6 SD di Kabupaten Madiun kebingungan mengikuti pelajaran. Itu karena pelajaran kini diberikan guru di  sekolah dengan sistem daring.

Kepada Nusadaily.com, Wahyu Agus Nurtino siswa SDN Brumbun Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun mengatakan, dia kesulitan mengikuti pelajaran yang telah diberikan guru. Dia tak memiliki HP berbasis android. “Saya tidak punya HP, bapak juga tidak punya. Kalau mau belajar saya pinjam teman. Sekarang tidak bisa karena tidak boleh belajar kelompok ” kata Wahyu.

Baca Juga

Slamet Nursanto, orang tua Wahyu menambahkan, sebenarnya dia kasihan anaknya tidak sama seperti teman lainya, yakni tidak memiliki HP. “Tapi mau bagaimana lagi itu dilarang oleh pihak sekolah belajar kelompok. Sebenarnya tidak benar begitu. Belajar itukan positif tapi kenapa kok tidak boleh?” kata dia.

Saat ini Wahyu hanya bisa berharap dia segera memiliki HP berbasis android. Dengan begitu, dia tidak kesulitan mendapatkan materi belajar yang diberikan sekolah melalui sistem daring.

Sedangkan Kepala SDN Brumbun, Tri Jono, membenarkan sekolah mengeluarkan kebijakan tidak memperbolehkan belajar kelompok. Itu karena dalam masa pandemi Covid-19.

“Selama pandemi Covid-19, tidak boleh belajar berkelompok,” katanya. (den/wan)