Suara Gemuruh Menggelegar Keluar dari Gunung Raung

  • Whatsapp
Erupsi Gunung Raung
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Suara gemuruh muncul dari Gunung Raung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, Rabu 27 Januari 2021. Berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Apu (PPGA) Raung, suara gemuruh tersebut terjadi antara 10 menit hingga 30 menit sekali.

“Suara gemuruh terdengar pagi ini. Mulai jam 7 pagi hingga 11 siang. Untuk selanjutnya masih belum terdengar hingga saat ini,” ujar Mukijo, Kepala PPGA Raung, saat dikonfirmasi wartawan.

BACA JUGA: Dinkes Pasuruan Uji Laboratorium Sumber Air Panas Kepulungan

Menurut Mukijo, suara gemuruh ini muncul karena aktivitas vulkanis yang terjadi di dalam kaldera. Apalagi kaldera Gunung setinggi 3.332 mdpl itu memiliki diameter 2 kilometer, sehingga suara terdengar menggelegar. 

Sementara cahaya api terpantau dari asap yang membumbung setinggi 500 meter dari puncak gunung. 

“Secara umum kondisi Raung masih waspada. Asap kelabu sudah tidak teramati sejak 2 hati terakhir. Dan pada tanggal 24 hingga saat ini masih terlihat cahaya api dari pantulan asap,” tambahnya. 

Tidak adanya asap kelabu, kata Mukijo, karena jalur keluarnya material berupa pijar sudah menemukan jalan keluar. Letusan dengan tipe strombolian melemparkan material di dalam kaldera. 

Meski adanya suara gemuruh, kata Mukijo, kondisi masyarakat yang berada di lereng Gunung Raung masih aman. Karena lontaran pijar yang dikeluarkan dari dalam Gunung Raung masih terjadi di dalam kaldera. 

“Sampai sekarang belum mengarah kesana (seperti letusan tahun 2015). Kondisi saat ini masih aman (untuk masyarakat). Karena masih aktivitas dampak di sekitar kawah saja. Masyarakat diminta berada diluar zona 2 kilometer itu,” pungkasnya. 

BACA JUGA: Daerah Gunung Mas Bogor Belum Bebas dari Ancaman Banjir

Data PPGA Raung pada pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB, Gunung terlihat jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Terdengar suara gemuruh.

Untuk kegempaan, gempa hembusan terjadi 2 kali dengan Amplitudo 3 mm dan Durasi : 60-61 Detik. Gempa Tremor Non-Harmonik terjadi 74 kali dengan Amplitudo : 1-9 mm dan Durasi 46-438 Detik. 

Seperti diketahui, pertanggal 21 Januari 2021 status Gunung Raung naik dari Level I (normal) menjadi Level II (waspada). Peningkatan status karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik gunung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso ini. (ozi/kal)