SMA/SMK Kota Batu Hanya Tampung 30 Persen Lulusan SMP

  • Whatsapp
Pelaksanaan PPDB 2021 dijadwalkan digelar bulan Mei. Pelaksanannya mengacu pada Permendikbud nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Ada lima jalur yang diterapkan yakni jalur afirmasi, prestasi lomba akademik-non akademik, prestasi raport, zonasi dan perpindahan tugas orang tua.
Pelaksanaan PPDB 2021 dijadwalkan digelar bulan Mei. Pelaksanannya mengacu pada Permendikbud nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Ada lima jalur yang diterapkan yakni jalur afirmasi, prestasi lomba akademik-non akademik, prestasi raport, zonasi dan perpindahan tugas orang tua.

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Rasio antara jumlah kelulusan SMP/MTs dengan daya tampung SMA/SMK di Kota Batu masih timpang. Per tahunnya jumlah kelulusan SMP/MTs sebanyak 9000 murid, tapi daya tampung hanya 30 persen atau sekitar 3000. 

Ketua MKKS SMKN Kota Batu, Joko Santoso mengatakan, daya tampung di tiga SMK se Kota Batu hanya menjangkau 900 perserta didik. Dengan rincian SMKN 1 menampung 370 kuota, SMKN 2 menampung 160-200 kuota, dan SMKN 3 sebanyak 370 kuota. 

Bacaan Lainnya

“Kami juga masih mencari informasi, bagi lulusan SMP/MTs yang tertampung, melanjutkan kemana. Karena dari informasi Ketua MKKS SMP Negeri/Swasta lulusan mencapai 9000 murid,” terang Joko dilansir Nusadaily.com.

Keterbatasan daya tampung juga dirasakan pada satuan pendidikan SMA se Kota Batu. Sekretaris MKKS SMAN Kota Batu, Anto Dwi Cahyono mengatakan total kuota SMAN se Kota Batu hanya mampu menerima sekitar 844 siswa. 

Jumlah tersebut terbagi di tiga SMA negeri yakni SMAN 1 ada 12 kelas, SMAN 2 ada 10 kelas, SMAN 3 ada empat kelas. Degan rata-rata tiap kelas diisi 34 siswa. Sedangkan untuk jumlah SMA swasta ada sembilan sekolah dengan rata-rata dua hingga empat kelas.

Dari gambaran itu diketahui jika SMA/SMK se Kota Batu hanya dapat menerima 30 persen dari total kelulusan SMP/MTs yang per tahunnya rata-rata sebanyak 9000 peserta didik.

Ditambahkan oleh Ketua MKKS SMP Kota Batu, Tatik Ismiati menyampaikan bahwa setiap tahun rata-rata lulusan SMP negeri di Kota Batu sekitar 3000 siswa. Contohnya untuk tahun 2020 sejumlah 2949 siswa. 

“Dari total tersebut, siswa yang melanjutkan sekolah di SMA/K negeri sekitar 60-75 persen. Sedangkan untuk sisanya masuk sekolah swasta. Juga ada yang drop out ada yang melanjutkan ke luar kota,” pungkasnya. (wok/wan)