Mayat Mengering di Kebun Tebu, Gegerkan Magetan

  • Whatsapp
Penemuan Mayat di kebun tebu
Warga Desa Pingkuk Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas yang sudah mengering di tengah kebun tebu belakang SDN Pingkuk IV. (nto/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Warga Desa Pingkuk Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas yang sudah mengering di tengah kebun tebu belakang SDN Pingkuk IV.

BACA JUGA: Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Widodaren Besuki

"
"

Baca Juga

"
"

Dari informasi yang diperoleh nusadaily.com, Selasa, 4 Agustus 2020 pukul 09.00. Darno (54) warga desa setempat tak sengaja menemukan mayat yang sudah mengering. Saat ia sedang mencari daun tebu untuk makan ternak.

“Awalnya saya mencari daun tebu untuk pakan. Pas di lokasi saya mercium bau tak sedap, kemudian saya cari asal bau tersebut. Saya terkejut tenyata mayat yang kondisinya sangat mengenaskan, telentang dan mengering,” ujarnya.

Penemuan mayat mengering
Warga Desa Pingkuk Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas yang sudah mengering di tengah kebun tebu belakang SDN Pingkuk IV. (nto/nusadaily.com)

Sanjutnya, Darno memanggil Murjoko yang kebetulan tidak jauh dari lokasi. Untuk menemaninya melihat sumber bau dan memastikan bahwa temuannya tersebut adalah mayat manusia.

Setelah memastikan bahwa sumber bau tersebut adalah mayat manusia. Kemudian ia lapor kepada pihak desa, menindaklanjuti laporan Darno desa berkoordinasi dengan Polsek Bendo.

Selang beberapa lama Tim dari Polsek Bendo bersama Inavis Forensik Polres Magetan dan tim kesehatan dari Puskesmas Bendo tiba dilokasi. Pihak kepolisian langsung memasang garis polisi di tempat ditemukanya mayat.

“Sebelum ditemukan menjadi mayat, sempat dilapor kepada polsek bahwa salah satu anggota keluarga warga Desa Belotan hilang atas nama Panut perempuan usia 90 tahun,” ujar AKP Agus Sumaryono Kapolsek Bendo usai melakukan pemeriksaan .

Korban Hilang Beberapa Minggu

Pada saat pemeriksaan oleh Kepolisian, keluarga korban yang kebetulan tidak jauh dari TKP datang untuk memastikan mayat tersebut adalah keluarganya yang hilang sekitar tiga minggu lalu.

“Setelah dicocokkan dengan pakaian terakhir yang dipakai almarhum ternyata ada kecocokan. Ditambah ada selendang serta peralatan makan yang dibawa dan ditemukan di TKP sangat cocok dengan ciri ciri anggota keluarga yang dilaporkan hilang tersebut, atas nama mbah Panut perempuan usia 90 tahun,” papar Kapolsek.

BACA JUGA: Berbuat Mesum di Alun-Alun Magetan Sepasang Pelajar Diamankan Satpol PP

Namun untuk kepentingan penyidikan, lanjut kapolsek, jenazah akan dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Sayidiman Magetan Magetan untuk dilakukan visum luar saja, karena kondisinya kering bahkan sebagain tubuhnya sudah menjadi tengkorak,” imbuhnya.

Diperkirakan mayat yang diketahui sebagai warga Belotan yang dilaporkan hilang tersebut, sudah meninggal lebih dari dua minggu dan dari ciri-ciri disebutkan pihak keluarga, ternyata cocok dengan ciri-ciri Mbah Panut (90) warga desa Belotan Kecamatan Bendo.

“Usia visum, jenazah almarhum kemudian kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak, ” pungkas Kapolsek Bendo AKP Agus Sumaryono. (nto)

Post Terkait

banner 468x60