Larangan Mudik, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Menguntungkan Destinasi Wisata

  • Whatsapp
mudik malang
Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Adanya Peraturan Kementerian Perhubungan (Permenhub) nomor 13 tahun 2021 yang berisi tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri tahun 2021, disambut baik oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang.

Menurut Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, aturan tersebut justru berpotensi akan meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Malang. Terutama dari wisatawan lokal.

Baca Juga

BACA JUGA: Wali Kota Malang Keluarkan Surat Edaran Larangan Mudik ASN

“Kalau bagi kami malah menguntungkan, karena masyarakat tidak akan keluar dari Malang, mereka pasti akan keliling lokasi yang ada di Malang,” ucap Made, Rabu (21/4/2021).

Demi memaksimalkan momen tersebut, Made tengah melakukan sosialisasi dengan pihak pengelola destinasi wisata di Kabupaten Malang. Supaya dapat menyerap dengan maksimal potensi yang ada, seperti wisata Pantai yang memang menjadi andalan di Kabupaten Malang.

“Makanya kami sudah sosialisasi di desa maupun pengelola wisata untuk lebih intens, karena wisata ke pantai itu pasti untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pengelola wisata untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Sebab, hal itu masih menjadi syarat wajib bagi pengelola wisata yang akan beroperasi. Mengingat pandemi Covid-19 juga masih belum berakhir.

“Untuk pengelola wisata di wajibkan meningkatkan prokes. Selain itu, wisatawan disekitar pantai diimbau untuk selalu waspada. Karena setelah gempa kemarin kan kabarnya akan datang yang lebih besar,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam Permenhub tersebut juga akan diatur ketentuan pergerakan transportasi pada periode 6-17 Mei 2021 dalam wilayah aglomerasi.

BACA JUGA: Mudik Dilarang, Dishub Kabupaten Malang Akan Lakukan Penyekatan di Exit Tol dan Area Perbatasan

Bahkan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyebutkan, pada sektor transportasi jalur darat pihaknya akan melarang kendaraan umum seperti bus yang mengangkut penumpang dan juga travel melakukan perjalanan ke luar wilayah pada periode Mudik Lebaran 2021. (aje/lna)