Kios Tambal Ban Terbakar, Sejumlah Warga Terluka

  • Whatsapp
kebakaran malang
TERBAKAR: Kios tambal ban yang terletak di Jalan Halmahera, Kota Malang terbakar, Senin (4/1/2021) siang.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Sebuah kios tambal ban yang terletak di Jalan Halmahera, Kota Malang terbakar, Senin (4/1/2021) sekitar pukul 14.00. Akibatnya, sejumlah orang mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Diduga, kebakaran terjadi lantaran adanya percikan api saat melakukan proses perbaikan ban pada truk tangki bensin. Percikan api kemudian menyambar tumpukan ban, yang berada di dekat kios. Api langsung membesar dengan cepat.

Baca Juga

“Saat itu saya sedang berada di dalam rumah, sedang menjaga anak saya. Tahu – tahu dari arah luar, banyak orang berteriak ‘ada kebakaran’ sambil menunjuk ke arah kios tambal ban milik Pak Hari,” terang saksi mata, Puji, 42.

BACA JUGA: Kasus Kebakaran di Kabupaten Malang 2020 Menurun

Ketika mendengar teriakan, ia langsung keluar rumah dan melihat api sudah membesar. Bahkan, beberapa orang di sekitar berusaha memadamkan api dengan APAR. Namun, api ternyata tak kunjung padam dan makin membesar.

“Sekitar 10 menit kemudian, petugas Damkar Kota Malang datang dan  segera memadamkan api di lokasi kejadian,” papar dia.

Saat kejadian, kios tambal ban itu sedang melakukan proses memperbaiki ban milik truk tangki bensin. Dimana ada dua truk tangki bensin milik PT Pertamina. Sebab, tak jauh dari kios tambal ban itu, ada Terminal BBM Malang.

“Dimana saat itu posisinya, satu truk sedang melakukan proses perbaikan ban. Sedangkan satu truk lainnya, sedang menunggu untuk diperbaiki bannya. Memang, biaaanya, membetulkan ban disini,” kata dia.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo menjelaskan pihaknya mengerahkan tujuh unit mobil pemadam, untuk memadamkan kebakaran tersebut.

“Kami datang dan langsung segera memadamkan api secepatnya. Apalagi api sendiri sempat menyambar dan membakar ban belakang truk tangki bensin. Beruntungnya, truk tangki bensin tersebut kondisinya kosong,” kata dia.

Dia mengungkapkan, luas area yang terbakar sekitar 3 x 10 meter persegi.

“Dalam waktu 40 menit, api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya,” kata dia.

Teguh menambahkan, atas peristiwa tersebut, terdapat sejumlah korban yang mengalami luka bakar.

“Ada beberapa orang yang mengalami luka, yakni luka bakar dan yang lainnya mengalami luka ringan. Korban luka bakar sudah dibawa menuju ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkas dia.

Terpisah, anggota RJT Kota Malang, Aditya Bayu mengungkapkan, para korban mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan.

“Totalnya ada enam orang korban luka. Tiga orang mengalami luka bakar cukup serius, sehingga kami langsung bawa menuju ke RSI Aisyiyah. Sedangkan tiga orang korban lainnya hanya mengalami luka bakar ringan, dan telah kami berikan perawatan medis di lokasi kejadian dan diperbolehkan untuk pulang,” imbuh dia.

Tiga orang yang mendapatkan perawatan di RSI Aisiyah adalah Sigit Sumarsono, warga Kediri yang berprofesi sebagai pengemudi truk tangki Pertamina, Jatmiko, 30 warga Sumberpucung, Kabupaten Malang yang berprofesi sebagai pegawai kios tambal ban dan Agus, 45 warga Kecamatan Klojen, Kora Malang yang berprofesi sebagai pemilik kios tambal ban.

BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan 11 Bangunan di Temanggung

“Untuk korban pengemudi truk, mengalami luka bakar di bagian tangan sebelah kanan. Sedangkan untuk pemilik kios tambal ban, mengalami luka bakar pada bagian kaki sebelah kiri. Lalu untuk pegawai kios tambal ban, mengalami luka bakar di bagian kedua tangan, kedua kaki, dan badan sebelah kanan,” papar dia.

Dia menambahkan, ketiga korban yang dirujuk ke rumah sakit, mengalami luka bakar sekitar 25 persen.

“Yang jelas secara medis, lebih kurang ketiga korban mengalami luka bakar sekitar 25 persen. Dengan luka bakar tingkat dua. Sehingga ketiga korban kami rujuk ke RSI Aisyiyah, untuk mendapatkan pertolongan medis secara lebih lengkap,” pungkas dia.(nda/lna)