Istri Gaguk Warga Sumberdadap Yakin Suaminya Tak Bersalah

  • Whatsapp
Istri tersangka Gaguk, Marita Ernawati. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – Sidang perdana gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka Agus Purnomo (38) alias Gaguk, waga desa Sumberdadap kecamatan Pucanglaban Tulungagung yang ditahan pasca aksi ‘mengamankan’ kampungnya, telah dilaksanakan pada Rabu (08/07) siang.

Sidang ditunda hari ini dengan agenda mendengarkan jawaban termohon 1 yakni Kapolres Tulungagung, cq Kasatreskrim Polres Tulungagung, cq Kapolsek Pucanglaban dan termohon 2 yakni Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung, cq Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tulungagung.

Baca Juga

Sejumlah keluarga dan masyarakat yang bersimpati kepada tersangka Gaguk nampak hadir dalam persidangan tersebut. Tak terkecuali istri Gaguk, Marita Ernawati yang setia mendampingi proses hukum yang dijalani suaminya. Sejak pertama kali ditetapkan sebagai tersangka hingga proses pra peradilan ini.

BACA JUGA: Nasib Warga Sumberdadap Tulungagung yang ‘Salah Niat’ Tunggu Keputusan Hakim

Ditemui Nusadaily.com usai mengikuti sidang, Marita Ernawati mengaku gugatan pra peradilan yang dilayangkan pihaknya kepada Pengadilan Negeri Tulungagung dilakukan agar suaminya bisa bebas dan beraktifitas seperti biasa.

“Harapannya suami saya bisa bebas dan beraktifitas serta menghidupi keluarga anak istri,” ujarnya.

Dirinya yakin suaminya tidak bersalah dan tidak memiliki niat untuk mencelakai korban. Apalagi sampai menganiaya hingga korban meninggal dunia.

Marita Ernawati mengungkapkan, sepeninggal suaminya yang ditahan karena kasus ini, dirinya harus menghidupi anak sendirian dengan menjadi pembantu rumah tangga di sekitar rumahnya.

“Selama ini akhirnya saya kerja senagai PRT untuk mencukupi,” terangnya.

Kendati masih bisa memaksimalkan layanan videocall bagi tahanan tanpa harus bertatap muka, namun ibu satu anak ini tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Terlebih setelah dirinya mengingat-ingat pesan suaminya selama menjalani masa penahanan.

“Komunikasi lancar, hari selasa dan kamis bisa vidcallan. Pesannya ya jaga diri baik baik, jaga anak jaga keluarga, dan berpesan semoga mendapatkan keadilan,” ungkapnya.

Warga Sekitar Mendukung Gaguk

Sementara itu kuasa hukum tersangka, Heri Widodo mengatakan, tidak hanya keluarganya saja, warga sekitar juga kerap menggalang dukungan dana untuk mendukung keluarga Gaguk menjalani masalah yang sedang dihadapinya saat ini.

“Gaguk ini sehari hari sopir pocokan, tapi yang bersangkutan ini sangat ringan tangan gampang menolong kalau warga sekitarnya ada yang perlu bantuan. Kayak memakamkan orang yang meninggal dan lain-lain,” jelasnya.

Pihaknya mengakui secara psikologis kondisi Gaguk sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan pertama kali menjalani masa penahanan. Oleh sebab itu proses pra peradilan baru bisa dilakukan di awal Juli.

“Kondisinya secara psikologis sudah baik dibandingkan saat pertama ditahan, makanya ini kita ajukan pra peradilan saat kondisinya membaik,” pungkasnya. (fim/lna)

Post Terkait

banner 468x60