Habiskan Anggaran Puluhan Miliar, Covid-19 Sumenep Belum Bisa Dikendalikan

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Hingga pertengahan Januari 2021, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur belum bisa dikendalikan.

Padahal sejak pandemi virus Corona tersebut mewabah kabupaten berlambang kuda terbang ini, pemerintah setempat sudah melakukan recofusing anggaran untuk menangani dampak dari virus mematikan itu sebesar Rp 90,8 Miliar.

Sementara itu, berdasarkan catatan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep, sampai saat ini, realisasi anggaran tersebut mencapai Rp 56,0 23 Miliar.

BACA JUGA: Langgar PPKM, Tempat Usaha di Kota Malang Disegel

“Data sementara sampai hari ini yang sudah kita sinkronisasi. Secara keseluruhan dari Rp 90,8 Miliar yang sudah terealisasi mencapai 61,66 persen, kurang lebih sisanya sebanyak Rp 34,8 Miliar” kata Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BPPKAD Sumenep, Ferdiansyah. Sabtu 16 Januari 2021.

Rinciannya, Dinas Kesehatan (Dinkes) dari anggaran Rp 16,5 Miliar, terealisasi Rp 14,1 Miliar. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari anggaran Rp 19,2 Miliar, terealisasi Rp 14,8 Miliar. Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) dari anggaran Rp 696 Juta, terealisasi 100 persen.

Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari anggaran Rp 4,526 Miliar, terealisasi 4,506 Miliar. Dinas Perhubungan (Dishub) dari anggaran Rp 91.400 Juta, terealisasi Rp 91.200 Juta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari anggaran Rp 679 Juta, terealisasi Rp 299 Juta.

Dinas Sosial (Dinsos) dari anggaran Rp 25,7 Miliar, terealisasi Rp 20,7 Miliar. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dari anggaran Rp 1,6 Miliar, terealisasi Rp 285 Juta. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dari anggaran Rp 172 juta, terealisasi Rp 143 Juta. Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) dari anggaran Rp 300 Juta terealisasi Rp 268 Juta.

“Kemudian ada anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sifatnya penyediaan, kurang lebih Rp 21,1 Miliar, itu masih belum terealisasi,” jelas Dian panggilan akrabnya.

BTT Rp 40 M Tahun 2021

Tahun 2021, kata Dian, ada bantuan tak terduga (BTT) sebesar Rp 40 Miliar, dimana salah satu sumber pendanaannya berasal dari sisa recofusing anggaran tersebut.

Namu sampai saat ini, lanjut Dian, komposisi anggara tersebut masih dalam tahap pembahasan. “Nanti akan kita laporkan ke bapak Bupati. Namun secara garis besar, akan dianggarkan untuk penanganan bencana alam dan untuk penyediaan bencana non alam,” tutupnya.

BACA JUGA: Ini Sosok Joelina Bee, Pedangdut dari Amerika Serikat

Untuk itu, bisa disimpulkan bahwa pemerintah kabupaten berlambang kuda terbang tersebut, untuk penanganan wabah Covid-19 di tahun 2020 menghabiskan uang sebanyak Rp 56,0 23 Miliar. Lalu apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan pemerintah daerah dengan rencana anggaran Rp 40 Miliar di tahun 2021?

Sekedar informasi, dilansir dari laman situs resmi Kominfo Sumenep, tercatat 1471 kasus terkonfirmasi, 1.233 kasus terkonfirmasi selesai isolasi, 83 terkonfirmasi meninggal, dan 23 suspek, per hari Kamis 14 Januari 2021. (nam/kal)