Guyur Rp 4,5 Miliar, Pemkot Malang Sulap Terminal Madyopuro Jadi Rest Area

  • Whatsapp
pemkot malang sulap terminal madyopuro
Terminal Madyopuro yang rencananya akan menjadi rest area, sekaligus terminal wisata di Kota Malang. Foto: Amanda Egatya/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG- Guyur anggaran Rp 4,5 miliar, Pemkot Malang sulap Terminal Madyopuro jadi rest area. Terminal itu terletak di dekat Exit Tol Malang-Pandaan. Pengerjaan proyek dengan anggaran sekitar Rp 4,5 Miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

BACA JUGA: Wisata Kota Malang Dibuka, Sutiaji Minta Wisatawan Patuhi Prokes

Baca Juga

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto mengungkapkan, rest area tersebut akan dibangun pada lahan seluas 1,2 hektar. Nanti khusus bagi warga yang ingin keluar-masuk Kota Malang.

“Seharusnya, dikerjakan pada tahun 2020 ini. Namun, karena pandemi covid-19, akan kami usulkan lagi tahun depan,” terang dia kepada induk imperiumdaily.com ini, Selasa (22/9/2020).

Dalam rest area tersebut, seluruh masyarakat yang singgah akan dimanjakan ddengan berbagai fasilitas. Mulai dari kuliner dan lainnya.

“Semua warga pasti lewat sini, baik yang mau keluar maupun masuk ke Kota Malang. Bagi warga yang singgah dan ingin masuk ke Kota Malang, bisa memanfaatkan angkutan umum yang tersedia disini,” kata Handi.

Dia mencontohkan, jika ada wisatawan yang ingin menuju kawasan Gunung Bromo, bisa singgah di Rest Area tersebut. Jika wisatawan ingin melanjutkan perjalanan, bisa memanfaatkan angkutan umum yang ada.

“Kalau misalnya mau ke hotel atau ke destinasi wisata lainnya. Bisa naik angkutan umum dari sini,” imbuh Handi terkait rencana Pemkot Malang sulap Terminal Madyopuro.

Rest Area Sekaligus Terminal Wisata

Dia menambahkan, kawasan rest area tersebut juga akan dijadikan Terminal Wisata.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) untuk mengelola ini. Jika tahun depan sudah bisa dikerjakan. Target kami dalam waktu empat sampai lima bulan bisa selesai dan rest langsung difungsikan,” imbuh dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan, Detail Engineering Desain (DED) rest area tersebut sudah siap.

“DED-nya sudah jadi, semua sudah siap, tinggal menjalankan (pembangunan) saja,” imbuh dia.

Orang nomor satu di Kota Malang tersebut berharap, rest area mengoptimalkan fungsi angkutan umum. Pihaknya juga akan menyiapkan satu kendaraan khusus untuk mengantar wisatawan menuju satu destinasi wisata di Kota Malang, yakni Kampung Heritage Kayutangan.

“Saya ingin ada satu moda transportasi khusus untuk akses ke Kampung Heritage Kayutangan selama 24 jam untuk memberi fasilitas wisatawan,” pungkas dia.(nda/cak)

Post Terkait

banner 468x60