Cegah Kerumunan, Satpol PP Kota Malang Sidak Pusat Perbelanjaan

  • Whatsapp
satpol pp
Tim Satpol PP Kota Malang, Dishub Kota Malang dan TNI/Polri melakukan sidak di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Malang, Kamis (6/5/2021).(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Mencegah kerumunan massa, Satpol PP Kota Malang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan anggota TNI/Polri melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan, Kamis (6/5/2021). Selain itu, mereka juga melakukan pengecekan terhadap penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Berdasarkan pantauan NusaDaily.com di lapangan, kegiatan tersebut dimulai pukul 13.00. Sasarannya, kali ini menyasar sejumlah pusat perbelanjaan di sekitar Alun-Alun Kota Malang, yang mulai dipadati pengunjung.

Baca Juga

BACA JUGA: Satpol PP: Belasan Toko di Wonosobo Langgar Prokes

Sesampainya di pusat perbelanjaan tersebut, tim gabungan turun dan langsung melakukan peninjauan. Mereka berkeliling sambil memberikan imbauan penerapan protokol kesehatan. Serta, meminta masyarakat menghindari kerumunan ketika berbelanja.

“Kami melakukan kegiatan ini untuk menindaklanjuti SE (surat edaran) Wali Kota Malang, untuk memberikan arahan, sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di pusat perbelanjaan,” terang Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Malang, Antonio Viera.

Pada kesempatan tersebut, Antonio menjelaskan, kegiatan pengawasan pusat perbelanjaan terus akan dilakukan secara berkala.

“Setiap hari, kami akan terus berkeliling ke pusat perbelanjaan secara bergantian. Termasuk, ke pasar juga. Sesuai petunjuk, kegiatan ini akan kami lakukan hingga 17 Mei 2021 mendatang. Tapi, ini situasional,” papar dia.

Anton menjelaskan, melalui kegiatan tersebut, pihaknya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski sedang berbelanja.

“Masyarakat yang berbelanja harus pakai masker dan menghindari kerumunan. Serta, mengecek alat protokol kesehatan yang disediakan oleh pihak pusat perbelanjaan,” papar dia.

Sejauh ini, lanjut dia, dari kegiatan yang digelar, seluruh masyarakat sudah banyak yang patuh menerapkan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Nekat Jajakan Diri Saat Ramadan, Kupu-Kupu Malam Terjaring Razia Satpol PP Kota Malang

“Sudah banyak yang patuh, pakai masker, menghindarinkerumunan dan kapasitas pengunjung 50 persen. Namun, jika ditemukan ada yang melakukan pelanggaran, akan kami beri sanksi sosial. Seperti menyanyi lagu nasional dan lainnya,” kata dia.

Terkait kesediaan alat tes antigen di pusat perbelanjaan, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut.

“Masih belum, kami menunggu perintah dari pimpinan,” tandas dia.(nda/lna)