Arumi Apresiasi Penerapan Prokes Posyandu di Kediri

  • Whatsapp
Ketua TP PKK Arumi
Arumi, Ketua TP PKK mengapresiasi dua Posyandu di Kediri yang ketat jalankan Prokes
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KEDIRI – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak apresiasi pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Semangka Desa Brenggolo, Plosoklaten dan Taman Posyandu Sentosa di Kediri, karena telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat di masa pandemi Covid-19.

“Saya mengapresiasi posyandu di Kediri yang tetap melaksanakan pemantauan gizi dan tumbuh kembang anak kita dengan menerapkan Prokes secara ketat. Saya gembira melihat semua ibu yang datang di cek terlebih dahulu suhu tubuhnya dan orang tua serta anak wajib menggunakan masker bahkan face shield setibanya di posyandu,” ujar Arumi Bachsin Emil Dardak saat meninjau Bulan Timbang di Posyandu Semangka, Brenggolo dan Taman Posyandu Sentosa Kediri, Selasa (23/2/2021).

Penimbangan badan dan pengukuran lingkar kepala adalah salah satu langkah awal untuk membentuk generasi Indonesia yang sehat.

Baca Juga: Arumi Bachin Minta UMKM Magetan Dibina Dekranasda

Tak hanya itu, lewat langkah tersebut juga untuk mendeteksi awal apakah ada potensi gizi buruk atau stunting.

Arumi mengatakan, perkembangan gizi dan tumbuh kembang seorang anak tidak bisa lagi ditunda akibat pandemi Covid-19.

Setiap detik, menit dan hari proses tumbuh kembang anak harus dipantau. Mulai dari berat badan hingga tinggi anak berdasarkan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Untuk itu, sebut Arumi, para orang tua, baik ayah dan bunda harus mengetahui pentingnya perkembangan seorang anak agar mengetahui apakah anak mereka masuk kategori gizi buruk atau stunting.

Baca Juga: Arumi Minta Kaum Perempuan Hindari Diet Tidak Sehat, Bisa Picu Kematian

Jika ditemukan stunting atau gizi buruk pada anak, maka posyandu akan memantau dan melakukan pendampingan secara berkala kepada anak agar gizi anak bisa kembali sehat.

“Pertumbuhan anak kita tidak bisa ditunda juga tidak bisa dihentikan. Jadi terus berkembang setiap detiknya. Bahkan, usia emas tumbuh kembang anak terjadi pada usia 0-2 tahun,” terangnya.

Baca Juga: Arumi Bachsin Tiba-Tiba Sambangi dan Bantu Korban Banjir di Jember

Pada waktu Bulan Timbang biasanya dilakukan pada dua kali dalam setahun, Februari dan Agustus. Untuk itu dia berharap anak-anak Jatim semakin sehat dan tidak ada yang masuk kategori gizi buruk.

Penimbangan pada anak setiap bulan bertujuan untuk mengetahui atau mendeteksi dini apakah bayi/balita dalam kondisi sakit atau tidak.

“Termasuk apakah sudah mendapatkan kelengkapan Imunisasi dan mendapatkan penyuluhan gizi,” jelasnya.

Bersama Pengurus TP PKK Provinsi Jatim dan Pemkab Kediri, Arumi meninjau Posyandu Semangka di Desa Brenggolo, Plosoklaten, Kediri yang melaksanakan Bulan Timbang kepada 77 anak, di Taman Posyandu Sentosa sebanyak 66 anak.

Di kedua posyandu tersebut, terbagi dari beberapa gelombang. Setiap gelombang dibatasi 7 anak secara bergiliran. (ima)