Ada Wisata Jalan Berlubang di Kota Probolinggo

  • Whatsapp
wisata jalan berlubang kota probolinggo
Masyarakat mengecat jalan berlubang di Kota Probolinggo dan memasang spanduk wisata jalan berlubang.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PROBOLINGGO- Banyaknya jalan berlubang di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Basuki Rachmad Kota Probolinggo memantik perhatian masyarakat. Aksi kepedulian pun dilakukan dengan mengecat atau memberi tanda pada lubang jalan tersebut.

BACA JUGA: Geger Sapi Berkepala Dua di Probolinggo

"
"

Baca Juga

"
"

Tak banyak orang , namun aksi pada Senin 10 Agustus 2020 itu dilakukan sekitar 7 orang. Yakni memberi tanda jalan yang berlubang menggunakan cat sederhana oleh beberapa pemuda.

Mereka tergabung dalam Masyarakat Peduli Jalan (MPJ) Kota Probolinggo. Tak hanya mengecat, bahkan mereka memberikan spanduk dipinggir jalan bertuliskan “Selamat Datang Wisata Jalan Berlubang” di Jalan Basuki Rachmad Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan.

Salah satu peserta aksi M. Sholehuddin mengaku aksi yang ia lakukan sebuah bentuk kepedulian. Dimana jalan tersebut rusak dan membahayakan masyarakat khususnya pengendara motor.

“Kondisinya kan seperti itu, rusak dan berlubang. Kalau dibiarkan membahayakan, sehingga bersama teman-teman MPJ kita lakukan pengecatan dengan tujuan untuk memberi tanda agar tidak terjadi kecelakaan,”ucap pria yang biasa disapa Soleh ini pada induk imperiumdaily.com ini.

Sementara itu, Bayu anggota MPJ lainnya mengaku rusaknya jalan Basuki Rachmad mengundang keprihatinannya. Sebagai masyarakat, ia mengaku kurang ada kepedulian pada jalan tersebut.

“Kondisi itu sudah lama dikeluhkan warga sekitar termasuk saya. Apalagi pernah terjadi kecelakaan, tentunya kita tidak ingin itu kembali terjadi,”tegas Bayu kepada induk imperiumdaily.com ini.

Ia pun berharap, dengan kondisi itu segera ada perhatian dari pemerintah. Sehingga kondisi jalan itu benar-benar normal kembali.

Dinas PUPR Apresiasi Niat Baik Masyarakat

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo mengapresiasi upaya warga mengecat jalan. Hal tersebut, diakui oleh Kepala DPUPR Kota Probolinggo Agus Hartadi. Bahwa ada jalan berlubang Kota Probolinggo.

“Kami apresiasi niatan baik masyarakat, bagaimanapun melalui tanda itu memudahkan pengendara untuk menghindar. Namun terkait kondisi jalan, ada beberapa hal yang memang harus saya sampaikan,”jelas Hartadi melalui sambungan seluler.

Pertama, jalan tersebut memang rusak karena dampak penutupan Jalur Lingkar Utara (JLU) dimana gorong-gorong masih diperbaiki. Sehingga mau tidak mau dialihkan di jalan tersebut.

Kedua, terkait perbaikan masih terkendala refocussing. Meski ada cadangan Dana Alokasi Khusus (DAK), namun setelah dipelajari harus mengesampingkan lelang atau tender terdahulu.

“Tender baru itu harus dilakukan dengan batas waktu 31 Agustus. Itulah yang belum bisa kita lakukan, sebab hitungannya juga tidak mencukupi baik mulai penawaran dan lain-lain,”tambahnya.(ras/cak)

Post Terkait

banner 468x60