Tingkat Keterisian Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Boyolali Menurun

  • Whatsapp
Boyolali
Arsip Foto. Seorang petugas medis mengecek peralatan pendukung penanganan pasien COVID-19 di ruang isolasi RSUD Pandan Arang, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BOYOLALI – Tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit-rumah sakit di wilayah  Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, menurun selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kata Kepala Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Ratri S Survivalina di Boyolali, Kamis, mengatakan bahwa tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit sudah turun dari 89 persen menjadi 79 persen.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Tim Gabungan Gencar Patroli Terapkan “Boyolali di Rumah Saja”

Tingkat keterisian tempat tidur pasien di unit perawatan intensif rumah sakit di wilayah Boyolali. Ia melanjutkan, juga sudah turun menjadi 62 persen dari 73 persen.

BACA JUGA: Sepekan Terakhir, 20 Nakes di Boyolali Tertular COVID-19

“Kami menilai penerapan PPKM sangat efektif menurunkan laju penambahan angka kasus COVID-19 di Boyolali,” kata Ratri.

Ia menambahkan, peningkatan disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas selama PPKM efektif menekan laju penularan COVID-19 di Boyolali.

BACA JUGA: Inul Daratista Naik Pitam! Semprot Tingkah Neno Warisman

Ratri menjelaskan, penularan COVID-19 di Boyolali tercatat memuncak pada 15 Juli 2021, saat jumlah kasus aktif COVID-19 mencapai 3.801 kasus.

BACA JUGA: Ratusan Pasien Isolasi COVID-19 Terpusat di Boyolali Ikuti Uji Usap PCR

Pelaksanaan PPKM, menurut dia, berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka kasus aktif COVID-19 menjadi 2.378 kasus pada Rabu (21/7) malam.

Di Kabupaten Boyolali, menurut data pemerintah pada Rabu (21/7) malam jumlah pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 337 orang. Dan penderita infeksi virus corona yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 2.041 orang.(eky)