Separuh Lebih Aset Pemkab Blitar Tak Bersertifikat

  • Whatsapp
Kepala BPKAD Blitar, Kusna Lindarti (Ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar terus mendata jumlah aset tanah milik Pemerintah Daerah. Hasilnya, hingga saat ini jumlah aset tanah yang terdata mencapai 2.102 bidang. Meski demikian, ternyata 50 persen lebih kondisinya belum bersertifikat.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala BPKAD Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti saat ditemui dikantornya, Jumat (17/1/20). Ia menjelaskan, dari total 2.102 bidang itu, sebanyak 1.063 bidang dipastikan belum bersertifikat. Sedangkan sisanya dipastikan sudah bersertifikat.

Baca Juga

“Yang belum bersertifikat masih 50 persen lebih. Kalau data yang ada sampai saat ini, yang sudah bersertifikat ada 1.039 bidang. Dan sisanya yang belum mencapai 1.063 bidang,” ujarnya.

Khusna menuturkan, proses sertifikat aset tanah milik Pemda itu dilakukan secara bertahap. Setiap tahun pihaknya telah menganggarkan 50 bidang tanah untuk proses sertifikat. Sementara proses sertifikat harus melalui pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), dimana selain BPN juga harus melayani masyarakat.

“BPN tidak hanya melayani proses sertikat kita, tapi juga milik masyarakat. Apalagi kurun waktu tiga tahun terakhir ini, BPN mempunyai program nasional, yaitu PTSL,” tandasnya.

khusna menambahkan, hingga saat ini aset tanah milik Pemda yang mayoritas berupa bengkok, tidak ada permasalahan, artinya tidak ada yang dikuasai orang lain. Hanya saja ada beberapa tanah yang diatasnya sudah dibuat bangunan oleh Pemda diminta kembali oleh masyarakat.

“Ada beberapa tanah yang dulu itu diberikan (diwakafkan) untuk kegiatan sekolah, tapi saat itu belum ada bukti hitam diatas putih. Nah, oleh ahli warisnya diminta kembali tanah itu. Jadi kita harus menyiapkan ganti ruginya mengingat sudah ada bangunan dari Pemda yang digunakan, seperti sekolah dan lain-lain,” imbuhnya.(tan)

Post Terkait

banner 468x60