Mentan SYL Siapkan 3 Agenda Penanganan Pasca Bencana Sulbar dan Kalsel

  • Whatsapp
Menteri Pertanian Limpo di dampingi Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar saat meninjau langsung proses penanganan dan memberikan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam. Kementerian Pertanian for Nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar meninjau langsung proses penanganan dan sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban bencana gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu 23 Januari 2021.

Bukan hanya Sulawesi Barat saja, Mentan dan jajarannya juga memberikan bantuan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan secara serentak, Menurutnya Kementan hadir ditengah masyarakat yang tertimpa musibah sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Saya kesini yang pertama memang ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk meninjau secara langsung saudara-saudara kita di sini, kemudian memang ini adalah panggilan hati nurani,” tegas Syahrul saat memberikan sambutan di posko tanggap darurat bencana, di halaman kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Dikesempatan itu juga Kementan mengatakan Menghadapi musibah di dua propinsi ini, dirinya memiliki tiga agenda bantuan bagi daerah tersebut.

Agenda yang pertama disebutkan oleh Mentan Syahrul adalah memastikan pangan cukup bagi para korban yang mengalami musibah bencana, jangan sampai urusan pangan bersoal bagi mereka.

“Adapun agenda yang kedua, dalam satu bulan ini saya perintahkan untuk membuat gugus tugas di lokasi bencana. Jajaran kami akan check dan lakukan mapping secara langsung potensi pertanian di sini.” katanya.

Sedangkan agenda yang terakhir Mentan Syahrul, menyebutkan momen musibah yang terjadi di daerah menjadi kesempatan untuk memperbaiki kembali, unsur-unsur sektor pertanian yang mengalami kekurangan.

“Kita kawal potensi daerah yang punya peluang berkembang. Komoditas yang bagus potensinya, kita perkuat,” lanjut Syahrul.

Secara khusus bagi para pengungsi di Mamuju, Mentan Syahrul membawa bantuan berupa obat-obatan, kebutuhan pangan, dan kebutuhan sehari-hari untuk korban gempa bumi.

Begitu pula di Kalimantan Selatan, sebanyak 20 unit mobil truk membawa bantuan berupa sembako, obat-obatan dan kebutuhan lainnya diberangkatkan ke 10 Kabupaten Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk pertanian Kalsel, bantuan diberikan berupa alat mesin pertanian, benih padi, dan dukungan asuransi pertanian. Kementan ingin bantuan ini dapat meringankan masyarakat, serta para petani yang sawahnya terdampak bencana banjir. 

Sekretaris Daerah kabupaten Mamuju, Muhammad Idris menyebutkan saat ini terdapat 89.000 orang pengungsi yang berada di 200 titik pengungsian. (sir/kal)