Mensos Risma Ajak Kerja Cepat Pemulihan Pascabencana NTT

  • Whatsapp
mensos ntt
Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) didampingi Bupati Flores Timur Anthon Hadjon berjalan melewati jembatan darurat saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, NTT, Selasa (6-4-2021). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/rwa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana untuk bekerja cepat dalam pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kunjungan ke lokasi bencana, Mensos Risma memastikan pihak terkait di lapangan bekerja cepat, utamanya dalam pemenuhan kebutuhan makan/minum bagi korban bencana, serta berkoordinasi dengan pemda setempat.

Baca Juga

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (9/4) malam, Risma memastikan penanganan usai masa tanggap darurat bencana dan tidak sekadar memberikan bantuan sosial, tetapi ada layanan dukungan psikososial (LDP) dan trauma healing bagi korban bencana.

BACA JUGA: Mensos Balik Kunjungi NTT Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan

Dalam penanganan tersebut, Kemensos menjalin kerja sama dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, serta pilar dan potensi kesejahteraan sosial.

Selain itu, dalam pelaksanaannya, Mensos Risma memperhatikan situasi dan kearifan lokal warga setempat menjadikan berbagai paket bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dari para korban bencana alam, mulai dari permakanan hingga logistik.

Diakuinya untuk terjun ke lokasi bencana, membutuhkan stamina dan fisik yang prima sehingga komando di lapangan tidak main-main sebab rakyat menjadi taruhan untuk memberikan perlindungan, rasa aman, serta kepastian.

Terlebih saat penanganan di NTT beberapa waktu lalu, Mensos Risma bukan bermaksud ‘marah-marah’, melainkan memotivasi agar Taruna Siaga Bencana (Tagana) gerak cepat mendirikan dapur umum (DU) supaya segera memenuhi konsumsi korban bencana yang secara psikologis sedang tidak stabil dan rapuh jiwanya.

Apalagi yang menjadi korban adalah para lanjut usia (lansia), balita, anak-anak, perempuan, ibu hamil, serta penyandang disabiltas yang membutuhkan bantuan dengan cepat.

BACA JUGA: TNI AL Kerahkan KRI Semarang-594 Kirim Bantuan Korban Bencana NTT

Terhitung hingga Kamis (8/4), Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik Tahap I senilai Rp672.056.695,00, kemudian bantuan logistik Tahap II diberikan senilai Rp672 juta, dan Tahap III senilai Rp820 juta.

Adapun Kemensos juga memberikan santunan ahli waris untuk 138 jiwa yang masih dalam pendataan senilai Rp2,070 miliar. Dengan demikian, total bantuan mencapai Rp4.234.056.695,00.(lna)