Jalur Pendakian Ciremai Wilayah II Ditutup, Imbas PSBM Majalengka

  • Whatsapp
Gunung Ciremai Majalengka
Gunung Ciremai (id.wikipedia.org)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAJALENGKA – Jalur pendakian Ciremai wilayah II ditutup selama 14 hari karena imbas dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat yang dilakukan mulai Senin (23/11/2020) kemarin.

BACA JUGA: Kemarau, Sayur Majalengka Tetap Melimpah

Baca Juga

Hal itu diketahui dari surat edaran No SE.DI/T.33/KSPTN.2/Jasling/11/2020, yang dikeluarkan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Menindaklanjuti surat edaran Bupati Majalengka No 451.12/2132/Kesra terkait dengan pemberlakuan PSBM di wilayah Kabupaten Majalengka.

Dalam surat edaran tersebut, BTNGC memerintahkan semua pengelola ODTW di wilayah Gunung Ciremai untuk menghentikan sementara operasional sampai 14 hari ke depan. Penutupan jalur pendakian Ciremai dapat diperpanjang sesuai evaluasi tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Majalengka.

Kasus COVID-19 Melonjak

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Majalengka memutuskan menerapkan PSBB dalam skala mikro menyusul melonjaknya jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Majalengka. Sejumlah fasilitas dan pelayanan publik ditutup. Di antaranya 14 Puskesmas yang menghentikan sementara pelayanan karena adanya tenaga kesehatan yang terpapar virus corona.

Bupati Majalengka Karna Sobahi, sebelumnya telah menyebutkan wilayah yang dipimpinnya sedang dalam masa darurat COVID-19. Seiring terus melonjaknya kasus positif setelah sebelumnya dilakukan swab test massal di 26 kecamatan.

BACA JUGA: TNGC Teliti Konservasi Spesies dan Genetik di Gunung Ciremai

Sejumlah langkah dilakukan, termasuk menyebarkan surat edaran kepada 1.020 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk selanjutnya disampaikan kepada warga, terutama saat salat Jumat.

Surat edaran tersebut, meminta DKM untuk mengimbau warga agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ketat dan mengingatkan jika pemerintah Kabupaten Majalengka sedang serius menangani corona.

“1.020 mesjid yang biasa menyelenggarakan Jumatan kita imbau protokol kesehatan dan diingatkan kifa saat ini tengah serius menghadapi corona,” kata Bupati Karna Sobahi, belum lama ini. (ian)

Post Terkait

banner 468x60