Gempa Barat Daya Nias Menimbulkan Kepanikan di Gunungsitoli

  • Whatsapp
Gempa
Ilustrasi--Seismograf, pencatat getaran akibat gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri (.)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NIAS – Gempa bumi yang terjadi di barat daya Nias, Sumatera Utara, pada Selasa pagi sempat menimbulkan kepanikan di Kota Gunungsitoli.

“Gempanya terasa cukup kuat, karena rumah saya tiga lantai, saya dan keluarga langsung naik ke lantai paling atas untuk jaga jaga apabila gempa makin kuat,” kata Yenni, seorang warga Gunungsitoli.

Baca Juga

BACA JUGA: Getaran Gempa di Barat Daya Nias Dirasakan hingga Padang – Nusadaily.com

Seorang pedagang di Pasar Soliga, Kota Gunungsitoli, juga menuturkan bahwa gempa membuat pedagang dan pembeli berhamburan keluar dari toko.

“Yang pertama tahu ada gempa adalah pembeli di toko saya, dia mengatakan, mengapa lampu tokomu goyang goyang,” kata Wati, seorang pedagang di Pasar Soliga.

“Kami langsung lari keluar toko saat merasakan guncangan yang cukup kuat,” ia menambahkan.

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Barat Daya Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami – Noktahmerah.com

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa yang berpusat di laut sekitar 140 km arah barat daya Nias pada kedalaman 16 km memiliki magnitudo 6,4 dan kemudian memperbaruinya menjadi 6,1.

Gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas tektonik pada Lempeng Samudera Hindia itu. Menurut BMKG, getarannya dirasakan di Nias Barat pada II sampai III skala Mercalli (MMI) serta Gunung Sitoli (Sumatera Utara) pada skala I sampai II MMI.

Getaran gempa juga dirasakan Aek Godang, Padang Sidimpuan, dan Pakpak Bharat di Sumatera Utara; Pariaman, Padang Pariaman, dan Padang di Sumatera Barat; serta Aceh Singkil di Aceh pada skala II MMI.

BACA JUGA: Legislator Minta Semua Pihak Kawal Dana Stimulan Gempa di Kota Palu – Imperiumdaily.com

Pada skala I MMI getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang; pada skala II MMI getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang; dan pada skala III MMI getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti ada truk berlalu.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi yang tidak berpotensi menimbulkan tsunami tersebut.(eky)